Surat Gembala Natal 2024 Uskup Agung Kupang

- Editor

Selasa, 24 Desember 2024 - 01:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. matatimor

Doc. matatimor

Matatimor.net – Surat Gembala Natal 2024 Keuskupan Agung Kupang

“MARILAH KITA PERGI KE BETLEHEM….” (Luk 2:15)

Saudara-saudari yang terkasih,

“Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita” (Luk 2:15). Begitulah yang dikatakan oleh para gembala satu sama lain setelah mendengar warta malaikat. Sebuah pelajaran indah muncul dari kata-kata sederhana ini.

Berbeda dengan banyak orang lain yang sibuk dengan banyak hal, para gembala adalah orang-orang pertama yang melihat hal paling penting dari semuanya, yakni anugerah keselamatan. Mereka yang rendah hati dan miskinlah yang menyambut peristiwa Inkarnasi. Para gembala merespons Tuhan yang datang menemui kita dalam Bayi Yesus dengan pergi menemuiNya dengan kasih, syukur, dan kagum. Berkat Yesus, pertemuan antara Tuhan dan anak-anak-Nya ini melahirkan agama kita dan menjelaskan keindahannya yang unik, yang sangat terlihat dalam adegan kelahiran Yesus.

BACA JUGA  Di NTT, Kepala Staf Angkatan Udara dapat Anugerah ini

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika datang ke dunia, Putra Allah dibaringkan di palungan, tempat makan binatang-binatang.
Palungan yang beralaskan jerami menjadi tempat tidur pertama bagi Dia yang disebut penginjil
Yohanes sebagai “Firman yang telah menjadi daging dan diam di antara kita….” (1:14), dan yang
akan menyatakan diri-Nya sebagai “roti yang turun dari surga” (Yoh 6:41). Santo Agustinus, bersama dengan Bapa-bapa Gereja lainnya, terkesan dengan simbolisme ini: “Dibaringkan di palungan, Dia menjadi makanan kita” (Sermon 189, 4).

BACA JUGA  FLS2N SMA di Amfoang Timur || Bagian 1

Demikianlah, Bethlehem, tempat kelahiran Bayi Yesus, telah menjadi rumah daging sekaligus rumah roti, sumber rezeki rohani yang menopang para peziarah pengharapan dalam perjalanannya melintasi padang gurun kehidupan nan gersang dan penuh tantangan menuju tanah air surgawi.

Palungan Natal mengingatkan kita akan banyak misteri kehidupan Yesus dan membawanya dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Ia menunjukkan kasih sayang Tuhan yang lembut: Pencipta alam semesta merendahkan diri-Nya untuk mengambil kelemahan kita. Dalam segala misterinya, anugerah kehidupan menjadi lebih menakjubkan ketika kita menyadari bahwa Putra Maria adalah sumber dan penyelenggara segala kehidupan.

BACA JUGA  Gubernur NTT Resmikan Gereja di Labat

Dalam Yesus, Allah Bapa telah memberikan kita seorang saudara yang datang untuk mencari kita kapan pun, teristimewa ketika kita mengalami kebingungan, kecemasan, keputus-asaan, dan kehilangan semangat akibat ketidakpastian hidup dan kegagalan-kegagalan kita. Dialah teman setia yang selalu di sisi kita. Oleh pengorbananNya di salib, Dia mengampuni dan membebaskan kita dari dosa-dosa kita. Dengan demikian, palungan Natal sekaligus mengundang kita untuk “merasakan” dan “menyentuh” kemiskinan yang dipikul oleh Putra Allah dalam Inkarnasi.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!