Tanggapi Krisis Global, Fakultas Filsafat Unwira Adakan Seminar Internasional

- Editor

Kamis, 30 November 2023 - 02:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tanggal 2 Desember 2023, Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, akan mengadakan seminar internasional bertajuk: “Philosophy and Civilization”. Seminar internasional ini akan menghadirkan empat keynote speaker yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Mereka adalah Dr. Hab. Wojciech Lewandowski, dari The John Paul II Catholic University of Lubin, Polandia; Dr. Winibaldus Stefanus Mere, dari Nanzan University, Nagoya, Jepang; Francisco da Costa, Ms. Phil., dari Superior Institute of Philoshopy and Theology D. Jaime Garcia Goulart, Dili, Timor Leste; dan Dr. Watu Yohanes Vianney, M. Hum, dari Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira. 

Selain empat keynote speaker, seminar internasional ini juga menghadirkan 17 pemakalah dari luar negeri dan dari beberapa daerah di Indonesia. Persiapan seminar ini berlangsung selama dua bulan, sejak Oktober 2023, yang meliputi Call for Papers dan seleksi naskah. 

BACA JUGA  Syarat Pencairan Beasiswa PIP Secara Kolektif

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Tema “Philosophy and Civilization” diangkat dalam seminar internasional ini sebagai bentuk kepedulian dan jawaban fakultas filsafat Unwira terhadap empat persoalan yang tengah menghantui peradaban umat manusia dewasa ini, baik secara global maupun nasional.

Pertama, revolusi ganda teknologi informasi dan bioteknologi telah memicu tirani dataisme dan kediktatoran digital. Kedua, selama empat dekade terakhir, demokrasi di berbagai negara, termasuk di Indonesia, dihantui oleh kebangkitan populisme kanan dan politik identitas. Ketiga, peradaban manusia tengah dirusakkan oleh barbarisme perang dan terorisme yang melampaui batas-batas negara, serta krisis ekologis yang mengancam masa depan bumi dan umat manusia. Keempat, dalam dua dekade terakhir, kebenaran dan kemanusiaan mengalami disorientasi akibat produksi hoaks dan gelombang pasca-kebenaran. 

BACA JUGA  Lebih Dekat dengan Masyarkat, Polsek Tasbar adakan Jumat Curhat

Dekan fakultas filsafat Unwira, Romo John Subani, Lic. Iur, Can., menyambut dengan gembira kegiatan seminar internasional ini. Menurutnya, seminar ini menyediakan forum bagi akademisi, ilmuwan, praktisi sosial, peneliti, dan spesialis untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaik mereka. Kegiatan besar ini berdaya guna dalam menumbuhkan semangat ilmiah-akademis, serta berkontribusi dalam memecahkan persoalan-persoalan global yang dialami masyarakat dunia dewasa ini. 

BACA JUGA  Presiden Prabowo Turun Tangan! Dua Guru Luwu Akhirnya Direhabilitasi

Ketua panitia seminar internasional, Pater Petrus Tan, SVD, mengatakan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan konferensi internasional ini adalah membangkitkan diskursus interteksualitas dan interdisipliner dalam upaya memahami masalah peradaban kita zaman ini. Menurut Pater Peter, seminar ini juga adalah bentuk kontekstualisasi filsafat. 

Seminar ini akan terjadi secara hibrid (via zoom dan offline). Seminar ini melibatkan mahasiswa dan akademisi dari semua perguruan tinggi di Kupang, pemerintah, LSM, para pegiat sosial, peneliti, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu hari penuh, dari jam 8.30-20.00*** 

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!