Kotbah Prapaskah Katolik Minggu Pra Paskah V Oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong, Keuskupan Agung Kupang || matatimor.net
Kita sudah berada pada Migggu 5 Prapaskah, minggu terakhir sebelum migggu sengsara Tuhan. Yesus sudah berada di Yerusalem menanti saat-saat terakhir drama penyalibanNya. Tentang hal ini Yesus berbicara dalam perumpamaan. Jika biji gandum itu tidak jatuh ke tanah dan mati ia tinggal sebiji saja, tetapi jika ia mati ia akan berbuah banyak. Yesus tahu bahwa Ia harus mati, untuk memberi hidup yang berlimpah kepada umat manusia. Yesus juga tahu bahwa kematianNya adalah jalan pintu kepada kemuliaanNya.
JALAN SALIB ADALAH JALAN KEMULIAAN. ( Kotbah Prapaspah Katolik Minggu V Prapaskah)
Saat-saat terakhir kematianNya di salib, sebagai manusia Yesus gelisah ini bisa dilihat dari pernyataan-pernyataanNya dalam Injil hari mgggu ini.
- siapa yang mencintai nyawanya ia akan kehilangan nyawanya, tetapi siapa yang membenci nyawanya ia akan memeliharanya untuk hidup kekal.
- siapa yang melayani Aku, ia mengikuti Aku
- sekarang jiwaku terharu, Bapa, selamatkan Aku SAAT INI.! TIDAK! sebab untuk itu Aku telah datang .
- Bapa, mulialah namaMu, dan terdengarlah suara dari surga, Aku telah memuliakanNya dan akan memuliakanNya lagi.
- Dan apabila Aku ditinggikan dari bumi Aku akan menarik smua orang datang kepadaKu..
Yesus sadar bahwa Hidupnya di dunia akan berakhir pada jalan penyaliban.
Jalan Salib adalah jalan menuju kpd kemuliaan, karena dengan jalan SalibNya Yesus telah memuliakan Allah Bapa, dan Allah Bapa memuliakan Dia. Terdengarah suara dari surga: Aku telah memuliakanNya dan akan memuliakanNya lagi.
Di sungai Yordan dan tabor Allah Bapa memperkenalkan Yesus. Inilah PuteraKu terkasih, dengarkanlah Dia.
Di Yerusalem dan Golgota, Allah Bapa memuliakan Yesus sebagai PUTERANYA yang dimuliakan, Aku telah memuliakanNya, dst.
Di puncak Golgota, Yesus yang adalah biji gandum itu jatuh dan mati untuk menghasilkan buah-buah hidup yang berlimpah.
Kematian di Yesus di Salib adalah JALAN DAN PINTU MASUK kedalam kehidupan baru yang penuh dan dalam kematian Yesus di Salib NAMPAK LAH KEMENANGAN PASKAH.
PERJANJIAN BARU ALLAH DG ISRAEL
Ketika Israel dibuang di Babel, Allah mengutus Yeremia untuk menyampaikan kabar pembebasan bahwa Allah akan membaharui suatu Perjanjian yang Baru dengan umatNya Israel yaitu Allah tidak lagi menulis hukum dalam kepingan batu, tetapi Allah menaruh hukum-hukumnya dalam hati manusia dengan memahatnya dalam, dalam hati, dan mereka akan menjadi umatNya yang baru yang setia kepada Allah.
PESAN IMAN:
- Dengan kematian Yesus di kayu salib, Yesus menjamin bahwa kematian bukan kebinasaan dan kehancuran, tetapi JALAN MENUJU KEMULIAAN KEBANGKITAN.
- Yesus dimuliakan karena ketaatanNya kepada kehendak Allah Bapa, jadi jika kita taat kepada kehendak Allah, maka kita juga akan mengalami KEMULIAAN hidup yang kekal. Amen
MINGGU PRAPASKAH V
Yer,31,31-34
Yoh,12,20-33








