Kotbah Prapaskah Katolik Minggu Pra Paskah V

- Redaktur

Jumat, 15 Maret 2024 - 23:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rm. Jhon Chris Taus dan Umat Paroki Sta. Helena Lili - Camplong (Doc. Komsos)

Rm. Jhon Chris Taus dan Umat Paroki Sta. Helena Lili - Camplong (Doc. Komsos)

Kotbah Prapaskah Katolik Minggu Pra Paskah V Oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong, Keuskupan Agung Kupang || matatimor.net

Kita sudah berada pada Migggu 5 Prapaskah, minggu terakhir sebelum migggu sengsara Tuhan. Yesus sudah berada di Yerusalem menanti saat-saat terakhir drama penyalibanNya. Tentang hal ini Yesus berbicara dalam perumpamaan. Jika biji gandum itu tidak jatuh ke tanah dan mati ia tinggal sebiji saja, tetapi jika ia mati ia akan berbuah banyak. Yesus tahu bahwa Ia harus mati, untuk memberi hidup yang berlimpah kepada umat manusia. Yesus juga tahu bahwa kematianNya adalah jalan pintu kepada kemuliaanNya.

JALAN SALIB ADALAH JALAN KEMULIAAN. ( Kotbah Prapaspah Katolik Minggu V Prapaskah)

Saat-saat terakhir kematianNya di salib, sebagai manusia Yesus gelisah ini bisa dilihat dari pernyataan-pernyataanNya dalam Injil hari mgggu ini.

  • siapa yang mencintai nyawanya ia akan kehilangan nyawanya, tetapi siapa yang membenci nyawanya ia akan memeliharanya untuk hidup kekal.
  • siapa yang melayani Aku, ia mengikuti Aku
  • sekarang jiwaku terharu, Bapa, selamatkan Aku SAAT INI.! TIDAK! sebab untuk itu Aku telah datang .
  • Bapa, mulialah namaMu, dan terdengarlah suara dari surga, Aku telah memuliakanNya dan akan memuliakanNya lagi.
  • Dan apabila Aku ditinggikan dari bumi Aku akan menarik smua orang datang kepadaKu..

Yesus sadar bahwa Hidupnya di dunia akan berakhir pada jalan penyaliban.
Jalan Salib adalah jalan menuju kpd kemuliaan, karena dengan jalan SalibNya Yesus telah memuliakan Allah Bapa, dan Allah Bapa memuliakan Dia. Terdengarah suara dari surga: Aku telah memuliakanNya dan akan memuliakanNya lagi.

BACA JUGA  Rakor Menpora dan PSSI Putuskan Kehadiran Penonton 75 Persen di Piala Presiden

Di sungai Yordan dan tabor Allah Bapa memperkenalkan Yesus. Inilah PuteraKu terkasih, dengarkanlah Dia.

Di Yerusalem dan Golgota, Allah Bapa memuliakan Yesus sebagai PUTERANYA yang dimuliakan, Aku telah memuliakanNya, dst.

Di puncak Golgota, Yesus yang adalah biji gandum itu jatuh dan mati untuk menghasilkan buah-buah hidup yang berlimpah.

Kematian di Yesus di Salib adalah JALAN DAN PINTU MASUK kedalam kehidupan baru yang penuh dan dalam kematian Yesus di Salib NAMPAK LAH KEMENANGAN PASKAH.

PERJANJIAN BARU ALLAH DG ISRAEL

Ketika Israel dibuang di Babel, Allah mengutus Yeremia untuk menyampaikan kabar pembebasan bahwa Allah akan membaharui suatu Perjanjian yang Baru dengan umatNya Israel yaitu Allah tidak lagi menulis hukum dalam kepingan batu, tetapi Allah menaruh hukum-hukumnya dalam hati manusia dengan memahatnya dalam, dalam hati, dan mereka akan menjadi umatNya yang baru yang setia kepada Allah.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 02 Oktober 2022, Minggu Biasa XXVII - Paroki Camplong

PESAN IMAN:

  • Dengan kematian Yesus di kayu salib, Yesus menjamin bahwa kematian bukan kebinasaan dan kehancuran, tetapi JALAN MENUJU KEMULIAAN KEBANGKITAN.
  • Yesus dimuliakan karena ketaatanNya kepada kehendak Allah Bapa, jadi jika kita taat kepada kehendak Allah, maka kita juga akan mengalami KEMULIAAN hidup yang kekal. Amen


MINGGU PRAPASKAH V
Yer,31,31-34
Yoh,12,20-33

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:01 WITA

Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia

Berita Terbaru

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!