Renungan Katolik Minggu 13 November 2022

- Editor

Sabtu, 12 November 2022 - 00:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bait Allah Yerusalem yang ada di pusat kota suci Yerusalem memang indah megah dan antik sampai sekarang ini.

Dibangun oleh Raja Salomo yang kaya raya. Di dalam Bait Allah ini disimpan Loh Batu Dekaloq yg berisi 10 Perintah Allah, tanda kehadiran Allah.

Maka Bait Allah ini menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti Ibadah dan lain-lain. Bait Allah ini menjadi kebanggaan dan rasa super orang-orang Yahudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang Yahudi bangga memiliki Bait Allah ini.

Yesus juga sering datang ke Bait Allah ini untuk mengajar orang banyak, dan pada kesempatan itu Yesus bertemu dengan kelompok-kelompok Elit Yahudi, seperti imam kepala, farisi dan taurat dll, yang sering datang untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mau menjebak Yesus dengan ajaranNya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 02 Oktober 2022, Minggu Biasa XXVII - Paroki Camplong

Ketika Yesus ada di Bait Allah ini, beberapa orang Yahudi menyatakan kekagumannya terhadap Bait Allah itu Karena indahnya batu-batu yang tersusun rapih.

Tetapi Yesus langsung bernubuat tentang kehancuran Bait Allah ini.

Memang Yesus bernubuat tentang kehancuran Bait Allah ini sebagai PRALAMBANG. Yesus ingin menyatakan bahwa TEMPAT TINGGAL ALLAH YANG LAMA AKAN DIHANCURKAN, AGAR MUNCUL YERUSALEM YANG BARU DENGAN TEMPAT KEDIAMAN ALLAH YANG BARU.

Yang Yesus maksudkan bahwa KEDATANGANNYA KEMBALI JUSTRU untuk MEMULIHKAN KEMBALI YERUSALEM DAN MENDIRIKAN BAIT ALLAH YANG BARU YAITU KERAJAAN ALLAH DENGAN UMAT ALLAH YANG BARU.

Bahwa Allah TIDAK TINGGAL DALAM KENISAH BAIT ALLAH (Dekaloq)TETAPI ALLAH SUNGGUH TINGGAL DI TENGAH UMAT ALLAH YANG BARU…dan itulah dasar dari pada gereja umat Allah.

Dan Para murid adalah dasar dari umat Allah yang baru yang setia menanti kedatangan Tuhan dan Kerajaan Allah.

BACA JUGA  Sukacita & tangis Haru Umat Stasi Oelbeba Sambut Diakon Baru Klemens Laot, SDV

Inilah nubuat Yesus tentang kehancuran Bait Allah itu bahwa akan datang harinya di mana tidak ada satubatupun, yang akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan.

Dan murid-muridNya bertanya: bilamanakah hal itu terjadi dan apakah tandanya?

Yesus tidak menjawab pertanyaan itu tetapi Yesus malah langsung berbicara TENTANG KEDATANGANNYA KEMBALI YANG AKAN DIDAHULUI DENGAN TANDA-TANDA YANG DAHSYAT INI :

  • Akan tampil nabi-nabi palsu yang menyesatkan.
  • Ada peperangan dan pemberontak, ada gempa bumi kelaparan dan penyakit Sampar…
  • Ada penganiayaan dan penangkapan serta pemberontak dan TANDA-TANDA dahsyat di langit.

Tetapi jangan takut, para murid dan semua pengikutNya hanya DIINGATKAN BAHWA HANYA ADA SATU HAL YANG PENTING YAKNI : TETAP BERTEKUN DAN BERTAHAN. Karena tidak sehelai rambut kepala mu akan hilang .

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 28 Juli 2024

Jika kita BERTEKUN maka kita akan selamat, dan itulah hari Tuhan.

Tuhan akan datang selamatkan kita.

Nabi Maleakhi kembali mengingatkan Israel bahwa Tuhan datang menyelamatkan umatNya..

Karena setiap orang dinilai perbuatannya. Orang yang congkak hati dan bersahabat dengan kejahatan akan hangus binasa dalam api jerami, sebaliknya yang setia akan kehendak Allah akan disinari matahari keselamatan..

Saudara/i, Akhirnya kedatangan Tuhan adalah saat penyelamatan, maka kita perlu menyambutnya dengan sukacita. Asal kita tekun dan bertahan dalam iman akan Yesus penyelamat kita. Amen

Selamat merayakan hari mggu dengan gembira.

Mggu Biasa 33

Maleakhi 4:1 -2

Luk 21: 15-19

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus
Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal
Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
Menemukan Tuhan dalam Keseharian
Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan
Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

error: Content is protected !!