Renungan Katolik Minggu 16 Oktober 2022

- Editor

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 08:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh RD. Jhon Chris Taus – Paroki Sta. Helena Camplong

Yesus seorang pendoa. Yesus selalu mencari tempat yang sunyi berdoa, dan terus berdoa.

Akhirnya Yesus menjadikan seluruh hidup dan karyaNya sebaga suatu doa syukur kepada Allah BapaNya.
Karena itu Yesus ingin para murid dan setiap pengikutNya menjadi seorang pendoa.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Karena itu juga Yesus ajar dan mengingatkan para muridnya banyak hal tentang doa. antara lain :
Pertama: Yesus mengajarkan bagaimana CARANYA BERDOA YANG BAIK, yakni Doa Bapa Kami.
Kedua : Yesus menunjukkan KEKUATAN DOA dalam perumpamaan tentang seorang sahabat yang mengganggu tengah malam karena keadatangan tamu dan juga tentang seorang bapak yang tidak mengecewakan anaknya.

Bapak manakah yang memberi sebuah batu ketika anaknya meminta roti, kala jengking ketika anaknya minta ikan dst.
Akhir perumpamaan ini : mintalah maka kamu akan menerima, carilah maka kamu akan mendapatkan dan ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu..
Ketiga : Yesus ingatkan para muridnya agar mereka berdoa terus menerus tanpa berhenti dalam perumpamaan tentang hakim yang lalim dan janda.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 01 September 2024

Kisahnya : ada seorang hakim yang lalim yang tidak takut kepada siapapun. Ada juga seorang janda yang meminta hakim itu untuk membela perkaranya. Tetapi hakim itu menolaknya berkali-kali. Janda itu memohon kepada hakim itu untuk membela perkaranya, tetapi berkal-kali juga hakim itu menolaknya. TETAPI KARENA JANDA ITU TERUS SAJA MENGGANGGU, MAKA HAKIM ITU AKHIRNYA MEMBENARKAN JANDA ITU DENGAN URUSAN PERKARANYA.
Akhir dari perumpamaan ini punya pesan ini : demikian juga Allah akan MEMBENARKAN ORANG-ORANG PILIHANYA YANG TERUS BERSERU KEPADANYA.

Tuhan akan membenarkan doa-doa kita kalau kita terus dan terus saja berdoa kepadaNya. Ini janji Tuhan yang menjadi satu kepastian, sekali lagi suatu kepastian untuk kita.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu, 28/08/2022, Minggu Biasa XXII

Kalau begitu soal doa dan jawaban Tuhan atas doa-doa kita terletak pada kita sendiri. Doa kita tidak terkabul karena kita : tidak tekun apalagi terus menerus, malas, bosan, sibuk tidak ada waktu dll.

Padahal rahasia jawaban Allah atas doa-doa kita tersembunyi di balik rasa bosan, jenuh, putus asa, malas sibuk dll.
Allah sebenarnya menyediakan setiap jawaban atas doa-doa kita ketika kita kurang semangat dan lesu, putus asa, merasa sia-sia dalam hidup dll.

Allah maha baik untuk kita, Karena Rahmat yang Allah sediakan bagi kita lebih besar dan melimpah dari rasa bosan putus asa jenuh malas dll.
Israel dalam ziarah ke tanah Kanaan, selalu berhadapan dengan bangsa-bangsa asli pribumi seperti suku Amelek, dan selalu terlibat perang, dan Israel di bawah pimpinan Yosua selalu menang BERKAT KEKUATAN DOA DARI MUSA, HARUN DAN HUR DI ATAS BUKIT.

BACA JUGA  Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Tangan Musa yang diangkat selama perang menjadi bukti kuat bahwa Allahlah yang menjadi kekuatan bagi Yosua dan Israel.
Akhirnya hendaknya kita selalu :

– berdoa tanpa hentinya maka Tuhan akan benarkan doa-doa kita
– Tuhan selalu menyediakan jawaban atas doa-doa kita ketika kita kurang semangat, lesu putus asa bosan dll.
– Doa hendaknya tidak saja mengarah hati kita kepada Tuhan dalam formulasi kalimat-kalimat bagus tetapi doa juga terutama MENEMUKAN TUHAN DALAM KESEHARIAN HIDUP KITA…AMEN


Akhirnya… selamat berdoa dengan terus menerus tanpa hentinya “ganggu” terus, Allah TIDAK dengan buat dosa tetapi dengan doa dan doa.
Mggu Biasa 29
Kel,17:8-13
Luk,18:1-8

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WITA

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:12 WITA

Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!