Startup hingga Investor Diajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Digital Bangsa

- Editor

Senin, 10 Oktober 2022 - 06:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MatatimorNews – Perusahaan rintisan (startup), investor dan para pemangku kepentingan diajak untuk berkolaborasi membangun ekonomi digital bangsa yang resilien.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa dibutuhkan. Dengan semangat “Start With Network” yang diusung oleh HUB.ID, Kominfo mengajak startup, investor, serta mitra-mitra untuk berkolaborasi bergotong-royong membangun ekonomi digital bangsa yang resilien,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, dalam keterangannya terkait Pembukaan Demo Day HUB.ID, di Jakarta pada Senin (10/10/2022).

Menurut Menkominfo, saat ini seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, tengah menghadapi berbagai tantangan seperti pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, potensi geopolitik akibat konflik yang terjadi di Ukraina, serta tekanan inflasi global. 

BACA JUGA  Pemkab Belu Terima Penghargaan Opini WTP dari Kemenkeu RI

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Sejak pandemi COVID-19, tekanan inflasi diproyeksikan secara rata-rata dunia mencapai sekitar 7,9 persen pada 2022 ini, sehingga ada potensi resesi pada 2023, yang memberikan dampak ketidakpastian di berbagai sektor dan berbagai lini ekonomi dunia. 

“Bagaimana dunia, termasuk Indonesia tengah terus diuji melewati tantangan global. Inflasi dunia yang rata-rata 7,9 persen, bahkan beberapa hari yang lalu ada salah satu rilis di Turki, begitu luar biasanya hampir 80 persen. Begitu juga dengan Argentina, dan Amerika Serikat. Tadi disinggung, inflasi tertinggi di 40 tahun terakhir. Pemerintahan UK (Inggris) juga mengalami tekanan inflasi yang luar biasa,” katanya.

BACA JUGA  Pengajuan Kuota Guru ASN-PPPK 2022 Meningkat 143 Persen

Namun, Indonesia dinilai masih memiliki peluang untuk bertahan menghadapi tekanan global karena pondasi ekonomi nasional yang masih cukup mumpuni.

Misalnya laju inflasi nasional yang masih berada di tingkatan yang rendah, yakni 5,95 persen dibanding tahun lalu (year-on-year) pada September 2022 lalu.

“Di sisi lain, pertumbuhan nasional berada di angka 5,44 persen quarter-on-quarter (dibanding kuartal sebelumnya), terus menguat dibanding triwulan sebelumnya,” jelas dia.

Lebih lanjut Menkominfo Johnny mengatakan, salah satu kekuatan yang dimiliki Indonesia dalam menghadapi tantangan global tersebut adalah kemajuan sektor ekonomi digital.  

Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada pelaku startup agar terus waspada dan mengambil peran penting dalam pengembangan sektor ekonomi digital melalui kolaborsi dan kerja sama semua pihak. 

BACA JUGA  Alunan 1.000 Sasando Getarkan Dunia

“Penemuan dan perkembangan besar selalu melibatkan kerja sama banyak pikiran seperti kata Alexander Graham Bell. Ungkapan itu mencerminkan pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan besar,” tandasnya.

Dalam acara itu, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan; Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna; CEO MDI Ventures, Donald Wihardja; serta Managing Partner Impactto, Italo Gani.

Hadir pula perwakilan 24 startup yang mengikuti Demo Day HUB.ID Accelerator antara lain Verihubs, PasarMIKRO, Kecilin, Nodeflux, Eratani, Ayo Kenalin, Quipster, Avter, ProSehat, Yippy, JasaConnect, Amtiss, Prospero, Grouu, Rakamin Academy, Jwalaku, Djoin, Mallsampah, Looyal, MileApp, Prieds, Amoda, serta Finku.

Foto: Humas Kominfo

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!