Renungan Katolik Minggu 30/10/2022

- Editor

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pengalaman yang membuat kita tertekan adalah pengalaman telah melakukan kesalahan atau dosa yang telah diketahui orang lain. Kita selalu merasa dibayang-bayangi rasa bersalah atau berdosa.

Oleh Rd. Jhon Chris Taus – Paroki Sta. Helena Camplong

Setiap orang punya cerita masa lalu. Ada pengalaman yang menyenangkan, tetapi ada juga yg menyakitkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menyenangkan : kita senang dan happy, yang menyakitkan : kita merasa down, kurang PD (percaya diri) dan tertekan.

Salah satu pengalaman yang membuat kita tertekan adalah pengalaman telah melakukan kesalahan atau dosa yang telah diketahui orang lain. Kita selalu merasa dibayang-bayangi rasa bersalah atau berdosa.

BACA JUGA  Rabu Abu: Makna Debu Tanah dan Perjalanan 40 Hari menuju Kebangkitan

Padahal Tuhan tetap mencintai semua orang. Siapa saja termasuk orang-orang berdosa.

Tuhan membenci dosa tetapi TUHAN MENCINTAI ORANG BERDOSA.

Mengapa demikian?!!
Kitab Kebijaksanaan memberi jawabannya bahwa dalam sejarah keselamatan ALLAH TELAH MENYATAKAN DIRI SEBAGAI ALLAH YANG PENGASIH DAN PENYAYANG.

Allah berbelas kasih terhadap semua orang, termasuk orang-orang berdosa, Karena kita adalah milik ciptaanNya (Keb,11,26).

Injil kisahkan kepada kita tentang Zakeus, salah satu tokoh, yang bangkit dari masa lalunya yang suram dan mau bertobat.

Zakeus seorang pemungut cukai, yang berbadan pendek dan kaya. Masyarakat Yahudi menjauhinya karena Zakeus adalah seorang koruptor dan pengkhianat bangsa karena ia berpihak pada pemerintah Romawi.

BACA JUGA  Hari ini Gereja Katedral Kristus Raja Kupang Ditahbiskan

Namun seiring berjalannya waktu, Zakeus punya keinginan untjk bertemu dengan Yesus, karena Zakeus mendengar ceritera bahwa Yesus bergaul dekat dengan orang-orang berdosa, termasuk para pemungut cukai.

Keinginan itu terpenuhi, saat Ia tahu kalau Yesus datang memasuki kota Yerikho, salah satu kota tua yang terkenal.

Dengan modal kerinduan untuk bertemu dengan Yesus, Zakeus menerobos kerumunan orang banyak dan berlari memanjat pohon Ara hanya untuk melihat orang apakah Yesus itu.

Ketika Yesus lewat di situ, Ia melihat Zakeus, dan berkata : Zakeus, segera turun karena Aku harus menumpang di rumahmu dan Zakeus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

Karena saking gembiranya, Zakeus berdiri dan berkata kepada Tuhan : Tuhan, setengah dari milikku, akan kuberikan kepada orang-orang miskin, dan sekiranya ada yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan 4x lipat.

BACA JUGA  Ini Pesan Paus Fransiskus pada Misa Sabtu Vigili

Lalu kata Yesus : hari ini telah terjadi keselamatan bagi rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.

Tuhan mengampuni Zakeus orang berdosa.

Zakeus adalah contoh sukacita orang berdosa yang bertobat, yang diterima kembali oleh Allah.

Kita juga adalah Zakeus Zakeus yang punya masa lalu yang suram, sebagai orang berdosa, tetapi Tuhan mengasihi kita.

Tuhan hanya ingin kita rendah hati dan bertobat seperti Zakeus. Amen

Minggu Biasa 31
Keb. 11:22-12,2
Luk. 19:1-10

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!