Renungan Katholik Minggu Gaudette Paroki Sta. Helena Camplong

- Editor

Minggu, 12 Desember 2021 - 08:01 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy


Bacaan Kedua (Fil. 4: 4-7)

Paulus menulis surat ini ketika Ia  berada dalam  situasi yang berat, akan tetapi ia mengundang setiap orang untuk bersukacita.

Paulus menulis surat kepada jemaat di Filipi; 18Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku” (Fil 2: 17-18). Kemudian ia berbiccara tentang rencana kerasulannya dan keinginannya kepada orang lain: “Saudara-saudaraku bersukacitalah di dalam Tuhan” (Fil. 3:1). Dan pada akhirnya ayat yang kita baca pada hari ini: “Bersukacitalah dalam jalan Tuhan. Sekali lagi aku berkata kepadamu: bersukacitalah” (4).

                Mengapa Paulus memaksa kita untuk bersukacita? Bukan karena sebuah kesuksesan di dalam hidup ini, atau kita sedaang berada dalam kesehatan yang baik, atau memiliki sejumlah uang, atau tidak gelisah (Paulus dan umat Filipi cukup banyak alasan untuk gelisah seperti  kita), akan tetapi pasti  bahwa “ALLAHmenempatkan semuanya itu di dalam tangan-Nya.” Untuk itulah kita harus harus memelihara di  dalam pikiran untuk lebih berani, baik dan bermurah hati kepada semua orang (ay 5). Iman kita harus memberikan kepada kita bahwa  segala  sesuatu yang terjadi adalah bagian dari renacan ALLAH, dan dengan demikian hidup kita akan berakhir dengan sukses.

Injil (Luk. 3:10-18)

                Injil hari ini mengatakan  kepada kita tentang tiga kelompok orang yang datang kepada  Yohanes yang bertanya kepadanya  tentang apa yang harus mereka perbuat.

                Yohanes pembaptis tidak  menganjurkan sesuatu yang secara istimewa “besifat rohani”, ia tidak mengundang mereka untuk melakukan beberapa bentuk  devosi atau  melakukan sebuah ibadat pengampunan (mandi abu, puasa, doa-doa, retret spiritual di padang gurun dan sejenisnya. Ia meminta sesuatu yang radikal dan konkrit.

                Ia berkata kepada mereka, “Barangsiapa mempunyai dua helai baju hendaklah ia membaginya dengan mereka yang tidak punya,  dan barang siapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat demikian”. (ay 11).

                Apakah tuntutan Yohanes Pembatis ini tidak jelas? Mengapa doa dan devosi tidak lebih penting, daripada membagikan harta milik kita dengan mereka yang sangat membuthkannya?  Jika Mesia memberikan Keselamatan kepada Dunia, gunung (yang memilik lebih banyak) dan memenuhi lembah-lembah ( yang memiliki lebih sedikit) .

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version