MIRIS! Sudah 4 Bulan Korban Kebakaran di Belu Tinggal di Gubuk Orang

- Editor

Rabu, 19 Januari 2022 - 20:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELU – matatimor.net || Yasinta Lawa (47) korban kebakaran di RT.04/RW.02, Dusun Halifunan, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, hingga kini kurang lebih empat (4) bulan masih bernaung di foris rumah tetangga. Seperti dalam pemberitaan media ini sebelumnya.

Tim Media ini ketika kembali menyambangi korban Yasinta Lawa di gubuk darurat berdinding terpal, Selasa (18/01/22), menyampaikan kisah pilu itu dengan memohon bantuan Pemerintah untuk segera membantu membangunkan kepadanya rumah yang layak huni.

“Kami tinggal di gubuk milik orang lain sudah hampir empat (4) bulan. Dan gubuk yang kami tinggal saat ini pun sudah dijual oleh pemiliknya kepada orang lain, maka cepat atau lambat kami harus keluar dari gubuk darurat ini,” keluh Yasinta Lawa sambil meneteskan air mata.

BACA JUGA  Forum Guru NTT: Desak Reformasi POLRI, Hakim dan Kejaksaan

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Ia melanjutkan bahwa pembeli gubuk tersebut telah menyuruh mereka (Korban, red) bersama keluarga untuk segera mencari tempat tinggal lain. Namun hingga saat ini korban belum mendapatkan rumah hunian yang bisa ditumpangi untuk sementara waktu.

“Saat ini dalam kondisi musim hujan kami kewalahan mau bagaimana, kami mau beli beras pun, kami tiap hari ikut jadi buru harian tanam padi, uang dari hasil tanam padi itu, kami gunakan untuk membeli beras buat makan anak-anak. Saya (Yasinta Lawa korban, red) berstatus sebagai seorang janda. saya mempunyai 3 orang anak dan 2 orang cucu,” keluh Yasinta.

BACA JUGA  Korban Kebakaran di Belu Satu Tahun Lalu, Pemda Belu Mengeluhkan Anggaran

Yasinta pun memohon kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Belu agar memperhatikan mereka (korban, red). Dirinya pun berharap mendapat bantuan rumah dari pemerintah daerah agar dapat kembali tinggal di tempat yang nyaman.

Untuk diketahui, bencana kebakaran yang dialami korban Yasinta Lewa ini terjadi pada tanggal 30 Oktober 2021 lalu. Namun, sejauh ini belum ada tanggapan serius dari Pemerintah Kabupaten Belu untuk memberikan bantuan kepada korban berupa rumah layak huni.

BACA JUGA  Aula Gereja di Kampung Yakonde dijadikan Tempat Salat Peserta KMAN VI

Bantuan yang sementara diterima oleh korban :

1. Dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan berupa perabot rumah tangga, perlengkapan tidur dan pakaian layak pakai.

2. Anggota DPRD Provinsi (Dari Fraksi NasDem) memberikan uang tunai sebesar Rp. 2.000.000

3. Anggota DPRD Belu Agustino Pinto memberikan bantuan uang tunai sebanyak Rp. 500.000.

4. Organisasi Kategorial Gereja (THS-THM) memberikan sumbangan sebesar Rp. 800.000.

5. Ada pula dari masyarakat setempat.(Wehaly)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!