Kotbah Katolik Minggu Pentakosta

- Editor

Sabtu, 27 Mei 2023 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu Pentakosta oleh Rm. Chris Taus, Pr., Paroki Santa Helena Lili Camplong.

50 hari sesudah merayakan Pesta Kristus, kita merayakan Pesta Pentekosta. Tuhan memenuhi janjinya mengutus Roh Penghibur yaitu Rohkudus kepada para muridnya, gereja dan kita.

KEDUA: Perayaan Paskah Yahudi dan perayaan syukur panen.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

50 hari setelah Paskah Yahudi Perjanjian Lama, orang-orang Yahudi merayakan Pesta Syukur Penen. Tuhan memberkati kebun/ladang-ladang mereka dengan hasil panen yang melimpah.

Dalam hukum Taurat Musa, Allah perintahkan, supaya hasil tangkai pertama panen, mereka persembahkan kepada Tuhan sebagai tanda syukur kepada Tuhan. Orang Yahudi merayakan syukur panen ini dengan pesta pora yang ramai selama 7 hari penuh.

BACA JUGA  Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus

Pada perayaan syukur panen ini, orang-orang Yahudi kembali membaharui janji kesetiaan mereka kepada Tuhan. Hukum Perjanjian dibacakan dan mereka membalas: Amen yang artinya mereka setia melaksanakan hukum Tuhan.

KETIGA: Paskah Kristus Perjanjian Baru.

50 hari sesudah Paskah Kristus Perjanjian Baru, para murid merayakan pesta PENTAKOSTA. Allah memenuhi janjinNya mengutus Roh Penghibur yaitu Rohkudus secara melimpah dan penuh kepada para murid, gereja dan kita. Roh Kudus inilah yang berkarya menyertai para murid dan gereja mewartakan Injil Kristus ke seluruh dunia.

Roh Tuhan memenuhi dunia dengan 7 Kurnia Roh Kudus.

BACA JUGA  Antusias Umat Paroki Camplong Sambut 2 Imam Baru

Ke-7(tujuh) Kurnia Rohkudus itu ialah ROH: KEBIJAKSANAAN, PENGERTIAN, PENASEHAT, PENGETAHUAN, KEKUATAN, KESALEHAN DAN KETAQWAAN.   

Dengan 7 Kurnia Rohkudus ini, para murid mulai berkarya dengan tanda-tanda mukjizat Pentakosta.

Mereka berbicara dalam aneka bahasa, berkotbah dengan semangat berapi api, menyembuhkan orang-orang sakit, membabtis orang-orang pertama menjadi Kristen dalam Nama Bapa dan Putera dan Rohkudus.

Lahirnya gereja di atas ajaran para Rasul yang tersusun dalam Syahadat Para Rasul, Credo / Aku Percaya. Pada pentekosta ini, awal berdirinya gereja, dan penegasan pemaklumatan Hukum Baru, yaitu HUKUM CINTA KASIH YANG MERANGKUL SEGALA BANGSA. Dan hukum baru ini tidak tertulis dalam loh Batu, tetapi tertulis dan terpahat dalam HATI MANUSIA OLEH ALLAH SENDIRI 

BACA JUGA  Wabup SBD Buka Open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup

KEEMPAT: Hasil Karya Roh ( Kotbah Katolik Minggu Pentakosta )

  • Hati yang membatu, penuh dengan kebencian, iri dan dengki, dihanguskan oleh lidah-lidah api yang bernyala-nyala, menjadi hati yang mencintai, merangkul sabar dan penyayang.
  • Pada pentekosta pertama ini, Roh Kudus mempersatukan gereja
  • Pada rupa-rupa karunia tetapi satu Roh
  • ada rupa-rupa pelayanan tetapi satu Tuhan
  • ada rupa-rupa perbuatan ajaib tetapi hanya satu Allah yang mengerjakan semua.
  • Setiap org Kristen/kita hendaknya menghasilkan buah-buah Roh yaitu kasih, persaudaraan, lemah lembut, sabar, penguasaan diri, murah hati …dst

Selamat PESTA PENTEKOSTA

MINGGU PENTEKOSTA

Kis,2,1-11

Yoh,20,19-23

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

error: Content is protected !!