Khotbah Katolik Minggu Biasa V || RD Ansel Leu

- Editor

Sabtu, 5 Februari 2022 - 13:01 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ini bukan sebuah panggilan kepada siapa saja yang menjadi pemimpin dalam komunitas Kristiani untuk melaksanakan keinginannya; ini merupakan sebuah undangan untuk melihat jika mereka terkesan dengan suara Guru dan membedakannya dari emosi pribadinya, intuisi dan pikirannya. Bagaimana mereka akan terkesan dengan suaranya?

Beberapa hal yang sangat penting ialah: Mukjizat bukan hasil kemampuan Petrus, akan tetapi oleh karena kata-kata Guru (ay 5).

Apakah kita mengakui bahwa kekuatan kita datang dari Sabda ALLAH yang diberikan kepada kita?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita dicobai, untuk percaya akan kekuatan orang lain yang kita percaya kepadanya, seperti uang. Kita masih manusia yang berpikir bahwa sebuah dunia yang baik bisa saja diberikan melalu perang.

Beberapa orang masih mepertanyakan kalimat kematian untuk memberikan masyarakt yang adil. Jika kita berada di antara beberapa orang kita percaya kepada penghakiman Yesus atau akan diri kita sendiri?

Makna utama injil Lukas hendak mengatakan kepada kita semuanya untuk membiarkan para murid-Nya tahu bahwa mereka semua dipanggil untuk menjadi “penjala manusia”.

Karya misi ini diberikan kepada semua umat Kristiani, untuk memperlihatkan sunggguh sangat mungkin untuk untuk mendirikan sebuah komunitas atas pengampunan, saling berbagi hal-hal yang baik, menghormati orang lain.

Kita dipanggil untuk menarik keluar sesama saudara kita yang lagi berada di dalan samudera kejahatan. Keselamatan seperti apa yang diharapkan dari kita untuk diberikan kepada mereka?

Bagaimana kita dapat melayani mereka dengan baik? Dapatkah kita melayani mereka satu per satu?

Ataukah Kita mencoba-coba untuk merubah sistem masyarakat kita saat ini?

TEMA HARI MINGGU INI : DIPANGGIL OLEH TUHAN UNTUK MENYELAMATKAN SEMUA MANUSIA

• Bacaan Pertama dan bacaan Injil menggambarkan tentang dua panggilan, yakni panggilan Yesaya, dipilih sebagai nabi, dan panggilan para rasul, yang dirobah oleh Kristus menjadi perjala manusia.

• Ketika untuk pertama kalinya mendengar panggilan Tuhan, ia menjadi sadar akan kelemahannya. Bagaimana bibirnya yang tidak bersih dapat berbicara tentang nama ALLAH yang Kudus? Petrus ketika dipanggil oleh Yesus untuk menjadi “Penjala manusia,” seperti Yesaya, ia merasa tidak layak. Dan ALLAH memanggil mereka untuk misi-Nya.

• Kita semua dipanggil oleh Yesus untuk menjadi nabi seperti Yesaya dan penjala manusia seperti Petrus. Apakah kita sudah lupa bahwa ALLAH akan menyucikan kita dan akan melakukan hal yang indah melalui diri kita?

• Dalam bacaan kedua kita mendapatkan contoh yang lain dari orang yang dipilih ALLAH untuk karya misi. Mereka adalah saksi-saksi akan kebangitan Kristus. Seperti Yesaya dan Petrus, Paulus merasa tidak layak akan panggilan yang datang dari Tuhan. Ia mengenal dirinya tidak sempurna dan tidak layak untuk dinamakan rasul. Meskipun ia merasakan diri sebagai seorang yang berdosa, Paulus menjadi pewarta Injil yang sangat besar.

**KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL PAROKI SANTA HELENA CAMPLONG

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version