Ini bukan sebuah panggilan kepada siapa saja yang menjadi pemimpin dalam komunitas Kristiani untuk melaksanakan keinginannya; ini merupakan sebuah undangan untuk melihat jika mereka terkesan dengan suara Guru dan membedakannya dari emosi pribadinya, intuisi dan pikirannya. Bagaimana mereka akan terkesan dengan suaranya?
Beberapa hal yang sangat penting ialah: Mukjizat bukan hasil kemampuan Petrus, akan tetapi oleh karena kata-kata Guru (ay 5).
Apakah kita mengakui bahwa kekuatan kita datang dari Sabda ALLAH yang diberikan kepada kita?
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita dicobai, untuk percaya akan kekuatan orang lain yang kita percaya kepadanya, seperti uang. Kita masih manusia yang berpikir bahwa sebuah dunia yang baik bisa saja diberikan melalu perang.
Beberapa orang masih mepertanyakan kalimat kematian untuk memberikan masyarakt yang adil. Jika kita berada di antara beberapa orang kita percaya kepada penghakiman Yesus atau akan diri kita sendiri?
Makna utama injil Lukas hendak mengatakan kepada kita semuanya untuk membiarkan para murid-Nya tahu bahwa mereka semua dipanggil untuk menjadi “penjala manusia”.
Karya misi ini diberikan kepada semua umat Kristiani, untuk memperlihatkan sunggguh sangat mungkin untuk untuk mendirikan sebuah komunitas atas pengampunan, saling berbagi hal-hal yang baik, menghormati orang lain.
Kita dipanggil untuk menarik keluar sesama saudara kita yang lagi berada di dalan samudera kejahatan. Keselamatan seperti apa yang diharapkan dari kita untuk diberikan kepada mereka?
Bagaimana kita dapat melayani mereka dengan baik? Dapatkah kita melayani mereka satu per satu?
Ataukah Kita mencoba-coba untuk merubah sistem masyarakat kita saat ini?
TEMA HARI MINGGU INI : DIPANGGIL OLEH TUHAN UNTUK MENYELAMATKAN SEMUA MANUSIA
• Bacaan Pertama dan bacaan Injil menggambarkan tentang dua panggilan, yakni panggilan Yesaya, dipilih sebagai nabi, dan panggilan para rasul, yang dirobah oleh Kristus menjadi perjala manusia.
• Ketika untuk pertama kalinya mendengar panggilan Tuhan, ia menjadi sadar akan kelemahannya. Bagaimana bibirnya yang tidak bersih dapat berbicara tentang nama ALLAH yang Kudus? Petrus ketika dipanggil oleh Yesus untuk menjadi “Penjala manusia,” seperti Yesaya, ia merasa tidak layak. Dan ALLAH memanggil mereka untuk misi-Nya.
• Kita semua dipanggil oleh Yesus untuk menjadi nabi seperti Yesaya dan penjala manusia seperti Petrus. Apakah kita sudah lupa bahwa ALLAH akan menyucikan kita dan akan melakukan hal yang indah melalui diri kita?
• Dalam bacaan kedua kita mendapatkan contoh yang lain dari orang yang dipilih ALLAH untuk karya misi. Mereka adalah saksi-saksi akan kebangitan Kristus. Seperti Yesaya dan Petrus, Paulus merasa tidak layak akan panggilan yang datang dari Tuhan. Ia mengenal dirinya tidak sempurna dan tidak layak untuk dinamakan rasul. Meskipun ia merasakan diri sebagai seorang yang berdosa, Paulus menjadi pewarta Injil yang sangat besar.
**KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL PAROKI SANTA HELENA CAMPLONG







