Khotbah Katolik Minggu Biasa V || RD Ansel Leu

- Editor

Sabtu, 5 Februari 2022 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petrus menolak, sebab hari siang tidak tepat untuk menangkap ikan, akan tetapi karena taat kepada Yesus iapun menebarkan jalanya dan menangkap sejumlah besar ikan. Petrus diliputi oleh perasaan takut dan berlutut dihadapan Guru dan mengakui dosa-dosanya dan kelemahannya. Akan tetapi ia mengatakan bahwa mulai sekarang ia akan menjadi penjala manusia.

Bagian akhir perikop, “Ia meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti-Nya”. Misi “menjala manusia” bukan hanya ditujukan kepada Petrus, akan tetapi kepada siapa saja yang mengikuti-Nya, yakni kepada semua murid-Nya. Marilah kita sekarang mencoba untuk mengerti pesan Yesus.

BACA JUGA  Breaking News - Uskup Agung Ende Tutup Usia

Yesus tidak lagi mengajar di Sinagoga. Ia melakukannya dari atas perahu Simon.(ay 3). Sejak saat itu, satu-satunya tempat dimana kita dapat mendengar sabda ALLAH yakni dalam komunitas Kristen, dimana semua orang dapat melihat terang, penghiburan dan harapan yang akan datang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang semacam apa yang akan kita jumpai di dalam perahu, yang adalah Gereja?

BACA JUGA  Kemenkumham Garda Terdepan Menjaga Hukum dan Hak Asasi Manusia

Apakah mereka semua adalah orang-orang kudus? Hanya ALLAH yang kudus (“Engkau engkau yang kudus!”). Di dalam kapal, Gereja, kita akan bertemu dengan orang yang baik, melalui mereka yang berdosa.

Akan tetapi bila orang yang berada di perahu itu adalah orang-orang berdosa, paling kurang itu masih dari perahu ini yang darinya Tuhan Yesus mewartakan Sabda ALLAH.

Bagian kedua: Pertrus yang bertolak ke air yang lebih dalam (ay 4) ia adalah orang yang menyampaikan imannya akan kata-kata Yesus (ay 5); Ia yang memperkenalkan Yesus sebagai “Tuhan” (ay 8); ia adalah satu-satunya yang diundang untuk menjadi “penjala manusia” (ay 10).

BACA JUGA  Breaking News,,Polres Belu Menggagalkan Penyelundupan Ratusan Liter Minyak Tanah Bersama Satu Unit Kendaraan Roda Dua

Semua hal ini menunjukkan Petrus masuk dalam pelayanan khusus di dalam Gereja. Tugasnya untuk mendengarkan sabda Tuhan dan bukan kembali lagi ke tempat di mana ia selalu menangkap ikan serta pengalaman ia menangkap ikan, akan tetapi sesuai dengan keinginan Guru untuk melabuhkan pukatnya.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!