Ini Yang Dilakukan Tiga Komonitas di NTT Terhadap Korban Bencana Longsor di Kabupaten Belu

- Editor

Senin, 6 Maret 2023 - 12:52 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Tiga komunitas mengadakan berbagi kasih di Kecamatan Lamaknen dan Lamaknen Selatan,Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur yang diakibatkan karena bencana longsor, pada Minggu, 05/03/2023

Dampak dari musibah Longsor di wilayah Lamaknen Dan Lamaknen Selatan yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL tersebut mengakibatkan 30 Buah Rumah termasuk salah satu Gedung Sekolah mengalami kerusakan.

Menanggapi Bencana alam yang terjadi akibat curah hujan yang tidak kunjung berhenti dari seminggu yang Lalu, Maka Membuat Komunitas Orang Keriting Ntt, En Bunak taromi dan K’Sadan Belu tergerak hati turun memberikan bantuan berupa sembako dan Pakaian layak pakai, untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana

Bernadeta Mali, Selaku Kepala Desa Kewar juga menyampaikan terima kasih kepada ke tiga komonitas yang sudah turut memberikan rasa kepedulian kepada masyarakatnya.

“Terimakasih sudah memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana alam ini, karena masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah dan Provinsi juga semua lembaga dan komonitas peduli.

Masih di tempat yang sama, Bernadeta Mali juga mengatakan, harapan kami kepada Bapak kepala Dinas Pendidikan, agar segera membuat ruangan yang layak pakai, agar proses belajar mengajar kembali seperti semula, karena sebentar lagi sudah memasuki ujian Nasional

Maksimus Mali salah satu warga Desa Luta Rato juga menyampaikan hal yang sama
“Saya berharap kepada pemerintah baik Daerah sampai ke tingkat Provinsi agar segera memperhatikan kami, karena rumah kami sudah hancur total akibat bencana ini, untuk sementara kami tidak punya tempat tinggal, kami masih tinggal di kem Pengungsi, semoga suara kami bisa di dengarkan oleh Bapak Bupati Belu ataupun Bapak Gubernur NTT

Akibat dari tingginya curah hujan yang tak kunjung berhenti dalam seminggu tersebut, membuat semua Jalan sabuk Merah yang di bangun oleh pemerintah Pusat tersebut, rusak total di kedua wilayah kecamatan tersebut, dan membuat masyarakat sangat susah untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version