Ini Yang Dilakukan Tiga Komonitas di NTT Terhadap Korban Bencana Longsor di Kabupaten Belu

- Editor

Senin, 6 Maret 2023 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Tiga komunitas mengadakan berbagi kasih di Kecamatan Lamaknen dan Lamaknen Selatan,Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur yang diakibatkan karena bencana longsor, pada Minggu, 05/03/2023

Dampak dari musibah Longsor di wilayah Lamaknen Dan Lamaknen Selatan yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL tersebut mengakibatkan 30 Buah Rumah termasuk salah satu Gedung Sekolah mengalami kerusakan.

Menanggapi Bencana alam yang terjadi akibat curah hujan yang tidak kunjung berhenti dari seminggu yang Lalu, Maka Membuat Komunitas Orang Keriting Ntt, En Bunak taromi dan K’Sadan Belu tergerak hati turun memberikan bantuan berupa sembako dan Pakaian layak pakai, untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana

BACA JUGA  Menjelang Pemilu 2024, Kapolres Belu Ajak Masyarakat Kelurahan Lidak Agar Mendukung Tugas Kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bernadeta Mali, Selaku Kepala Desa Kewar juga menyampaikan terima kasih kepada ke tiga komonitas yang sudah turut memberikan rasa kepedulian kepada masyarakatnya.

“Terimakasih sudah memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana alam ini, karena masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah dan Provinsi juga semua lembaga dan komonitas peduli.

BACA JUGA  Di Tengah Genangan Air, Siswa/i SD Manulor di Belu Antusias Mengikuti Upacara Yang di Pimpin Sertu Maksi Koli Berek

Masih di tempat yang sama, Bernadeta Mali juga mengatakan, harapan kami kepada Bapak kepala Dinas Pendidikan, agar segera membuat ruangan yang layak pakai, agar proses belajar mengajar kembali seperti semula, karena sebentar lagi sudah memasuki ujian Nasional

Maksimus Mali salah satu warga Desa Luta Rato juga menyampaikan hal yang sama
“Saya berharap kepada pemerintah baik Daerah sampai ke tingkat Provinsi agar segera memperhatikan kami, karena rumah kami sudah hancur total akibat bencana ini, untuk sementara kami tidak punya tempat tinggal, kami masih tinggal di kem Pengungsi, semoga suara kami bisa di dengarkan oleh Bapak Bupati Belu ataupun Bapak Gubernur NTT

BACA JUGA  Update Terkini, Jumlah Korban Bencana Alam di Kabupaten Belu Yang Mengalami Dampak Cuaca Ekstrim Hingga Meninggal Dunia

Akibat dari tingginya curah hujan yang tak kunjung berhenti dalam seminggu tersebut, membuat semua Jalan sabuk Merah yang di bangun oleh pemerintah Pusat tersebut, rusak total di kedua wilayah kecamatan tersebut, dan membuat masyarakat sangat susah untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!