Kerajinan Tangan Asal Belu Diminati Warga Timor Leste

- Editor

Senin, 27 Juni 2022 - 08:13 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat menjadi narasumber dalam diskusi kelompok terpumpun (FGD) penyusunan materi cek fakta, Kelas Cek Fakta Muda dan Guru, pembuatan konten video dan materi perbunking serta kegiatan puncak berupa Indonesia Fact-Checking Summit 2022, Rabu (30/11/2022)

Oeccuse, matatimornews InfoPublik – Hasil kerajinan tangan asal Kabupaten Belu sangat diminati warga Timor Leste-Oeccuse. Berbagai produk unggulan berupa hasil kerajinan kelompok-kelompok binaan Dekranasda Kabupaten Belu bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu laris terjual di Oeccuse, Sabtu (25/6/2022).

Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Belu, Yosefina L.M Katho mengatakan, Dekranasda Kabupaten Belu turut berpartisipasi dalam kegiatan gebyar 20 tahun kerja sama Indonesia dan Timor Leste yang diselenggarakan oleh KBRI Dili.

“Kami hadir dengan membawa kerajinan-kerajinan tradisional dari Kabupaten Belu. Kami berharap masyarakat Timor Leste dan semua yang hadir dapat mengunjungi stand kami,” katanya.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Ia menjelaskan, di Stand Dekranasda tersedia segala produk unggulan asal Belu berupa hasil kerajinan tangan, aksesoris dan makanan tradisional khas Belu.

“Kita berharap agar hubungan Indonesia dan Timor Leste tetap terjalin sehingga ke depannya tetap berpartisipasi pada tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.

Hasil pemantauan, berbagai produk unggulan asal Belu yang dipamerkan dalam Stand Dekranasda berupa hasil kerajinan tangan tenun ikat tais mane dan feto, tas, salendeng, topi, jaket, bantal, abon ikan dan aneka kripik berupa kripik bonggol pisang, kripik pisang ory, kacang garing, kripik bayam ory, kacang dan madu sangat diminati warga Timor Leste dan laris terjual. (prokopimbelu).

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version