Hari Raya Sanctissima Trinitas – Homili Minggu 15 Juni 2025

Homili oleh Rm. Chris Taus, Pr - Paroki Santa Helena Lili - Camplong - Keuskupan Agung Kupang

- Editor

Jumat, 13 Juni 2025 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olahan Komsos Paroki Santa Helena Lili - Camplong

Olahan Komsos Paroki Santa Helena Lili - Camplong

Homili Katolik Hari Raya Sanctissima Trinitas

Hari minggu ini, minggu pertama sesudah Pentekosta, gereja merayakan Hari Raya Sanctissima Trinitas. Allah Tritunggal maha Kudus. Perayaan ini adalah bagian dari pengakuan iman Kristiani kita. Kita mengakui dan percaya kepada SATU ALLAH DENGAN TIGA PRIBADI YANG BERBEDA YAITU: BAPA PUTERA DAN ROHKUDUS.

Katekismus Gereja Katolik mengajarkan bahwa pengakuan iman akan Tritunggal Maha Kudus pertama kali kita terima dan ucapkan pada saat kita menerima Pembabtisan. Kita dibabtis salam nama: Bapa Putra dan Rohkudus.(Mat,28,19) Maka kebenaran-kebenaran iman yang kita terima dalam saat pembabtisan tersusun sedemikian rupa sesuai dengan iman akan Tritunggal Maha Kudus ini. (KGK,no 189).

Atas dasar pengakuan iman ini, makma setiap hari kita selalu menyapa Allah Tritunggal maha kudus ini. Saat kita berdoa dengan membuat TANDA SALIB (+) dan mengakhiri doa kita, kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Rohkudus.amen.

BACA JUGA  Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Iman akan Tritunggal maha Kudus ini adalah iman akan SATU ALLAH yaitu bahwa hanya Allah di langit dan di bumi dan tidak ada yang lain.(Ul,4,39) Namun Allah yang tunggal ini terdiri atas 3 pribadi yaitu Allah Bapa (pribadi 1), Allah Putra (pribadi 2) dan Allah Rohkudus (pribadi3). Satu dalam hakekat Allah beda dalam pribadi. Ketiga pribadi Allah ini merupakan satu kesatuan yang sempurna (1 yoh,5,7) Dan Yesus adalah pusat kesatuan ini di dunia. Karena Yesus itu hidup di dunia ini, dan mengalami seluruh pengalaman manusiawi. Dari Yesus kita mengenal Allah Bapa. Aku dan Bapa adalah satu (yoh,10,30). Barangsiapa melihat Aku ia melihat Bapa (yoh,14,9). Kemudian Allah Bapa sendri mengatakan bahwa Yesus adalah PuteraNya yang terkasih kepadaNya Ia berkenan. Saat Yesus dimuliakan di atas Tabor.

BACA JUGA  Homili Minggu Paskah III | Rm. Chris Taus, Pr

Homili oleh Rm. Chris Taus, Pr

Yesus menyatakan kesatuannya dengan Allah Roh Kudus. Yaitu Roh yang dijanjikan kepada para muridNya dan disebut sebagai Rohkudus kebenaran yang keluar dari Bapa (yoh,15,26) dan Rohkudus kebenaran ini adalah Roh Yesus sendri karena Yesus ada kebenaran itu. Kemudian Yesus tegaskan lagi hal ini saat terakhir sebelum Ia naik ke surga kembali kepada Allah Bapa. Pergilah dan jadikanlah semua bangsa muridku dan babtislah mereka dalam nama: BAPA PUTERA DAN ROHKUDUS.

Kesatuan Allah Tritunggal ini ATAS DASAR KASIH yang SEMPURNA DEMI KESELAMATAN KITA MANUSIA. Allah Bapa menciptakan kita menurut citranya, dan menghendaki agar kita manusia selamat. Tetapi ternyata manusia JATUH DALAM DOSA yang mengakibatkan maut dan kematian. Dalam hal ini manusia tidak bisa selamatkan dirinya. Maka Allah utus PuteraNya Yesus untuk menyelamatkan manusia melalui jalan Salib, kematian dan kebangkitan. Kemudian Yesus Putera Allah ini sebelum naik ke surga kembali kepada Bapa, Ia mengutus Roh Kudus untuk melanjutkan karya keselamatan Allah dengan membimbing peziarahan hidup kita manusia sampai kepada keselamatan kekal di surga. Amen.

BACA JUGA  Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

PESAN IMAN

  1. Dengan merayakan misteri Allah Tritunggal maha kudus ini, sebenarnya kita merayakan misteri keselamatan kita. Kita berharga dan bermartabat di hadapan Allah Tritunggal ini.
  2. Mungkn kita kurang paham misteri Allah Tritunggal ini tetapi setiap hari kita selalu mengungkapkan iman kita akan Allah Tritunggal maha kudus. Ketika kita berdoa dengan tanda Salib; dalam nama:Bapa Putra dan Rohkudus (+)Amen

Hari Raya Tritunggal maha kudus..
1:Amsal ,8,22-31
2 yoh,16,12-15

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WITA

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Berita Terbaru

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!