Homili Katolik Hari Raya Sanctissima Trinitas
Hari minggu ini, minggu pertama sesudah Pentekosta, gereja merayakan Hari Raya Sanctissima Trinitas. Allah Tritunggal maha Kudus. Perayaan ini adalah bagian dari pengakuan iman Kristiani kita. Kita mengakui dan percaya kepada SATU ALLAH DENGAN TIGA PRIBADI YANG BERBEDA YAITU: BAPA PUTERA DAN ROHKUDUS.
Katekismus Gereja Katolik mengajarkan bahwa pengakuan iman akan Tritunggal Maha Kudus pertama kali kita terima dan ucapkan pada saat kita menerima Pembabtisan. Kita dibabtis salam nama: Bapa Putra dan Rohkudus.(Mat,28,19) Maka kebenaran-kebenaran iman yang kita terima dalam saat pembabtisan tersusun sedemikian rupa sesuai dengan iman akan Tritunggal Maha Kudus ini. (KGK,no 189).
Atas dasar pengakuan iman ini, makma setiap hari kita selalu menyapa Allah Tritunggal maha kudus ini. Saat kita berdoa dengan membuat TANDA SALIB (+) dan mengakhiri doa kita, kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Rohkudus.amen.
Iman akan Tritunggal maha Kudus ini adalah iman akan SATU ALLAH yaitu bahwa hanya Allah di langit dan di bumi dan tidak ada yang lain.(Ul,4,39) Namun Allah yang tunggal ini terdiri atas 3 pribadi yaitu Allah Bapa (pribadi 1), Allah Putra (pribadi 2) dan Allah Rohkudus (pribadi3). Satu dalam hakekat Allah beda dalam pribadi. Ketiga pribadi Allah ini merupakan satu kesatuan yang sempurna (1 yoh,5,7) Dan Yesus adalah pusat kesatuan ini di dunia. Karena Yesus itu hidup di dunia ini, dan mengalami seluruh pengalaman manusiawi. Dari Yesus kita mengenal Allah Bapa. Aku dan Bapa adalah satu (yoh,10,30). Barangsiapa melihat Aku ia melihat Bapa (yoh,14,9). Kemudian Allah Bapa sendri mengatakan bahwa Yesus adalah PuteraNya yang terkasih kepadaNya Ia berkenan. Saat Yesus dimuliakan di atas Tabor.
Homili oleh Rm. Chris Taus, Pr
Yesus menyatakan kesatuannya dengan Allah Roh Kudus. Yaitu Roh yang dijanjikan kepada para muridNya dan disebut sebagai Rohkudus kebenaran yang keluar dari Bapa (yoh,15,26) dan Rohkudus kebenaran ini adalah Roh Yesus sendri karena Yesus ada kebenaran itu. Kemudian Yesus tegaskan lagi hal ini saat terakhir sebelum Ia naik ke surga kembali kepada Allah Bapa. Pergilah dan jadikanlah semua bangsa muridku dan babtislah mereka dalam nama: BAPA PUTERA DAN ROHKUDUS.
Kesatuan Allah Tritunggal ini ATAS DASAR KASIH yang SEMPURNA DEMI KESELAMATAN KITA MANUSIA. Allah Bapa menciptakan kita menurut citranya, dan menghendaki agar kita manusia selamat. Tetapi ternyata manusia JATUH DALAM DOSA yang mengakibatkan maut dan kematian. Dalam hal ini manusia tidak bisa selamatkan dirinya. Maka Allah utus PuteraNya Yesus untuk menyelamatkan manusia melalui jalan Salib, kematian dan kebangkitan. Kemudian Yesus Putera Allah ini sebelum naik ke surga kembali kepada Bapa, Ia mengutus Roh Kudus untuk melanjutkan karya keselamatan Allah dengan membimbing peziarahan hidup kita manusia sampai kepada keselamatan kekal di surga. Amen.
PESAN IMAN
- Dengan merayakan misteri Allah Tritunggal maha kudus ini, sebenarnya kita merayakan misteri keselamatan kita. Kita berharga dan bermartabat di hadapan Allah Tritunggal ini.
- Mungkn kita kurang paham misteri Allah Tritunggal ini tetapi setiap hari kita selalu mengungkapkan iman kita akan Allah Tritunggal maha kudus. Ketika kita berdoa dengan tanda Salib; dalam nama:Bapa Putra dan Rohkudus (+)Amen
Hari Raya Tritunggal maha kudus..
1:Amsal ,8,22-31
2 yoh,16,12-15
