Gubernur NTT Kunjungi Kelompok Tani di Baumata

- Editor

Sabtu, 1 April 2023 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Kupang, 31 Maret 2023, Gubernur VBL Kunjungi Kebun Percontohan Kelompok Tani Kampung Daun Desa Baumata

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat (31/03/2023) kemarin berkesempatan mengunjungi Kebun Percontohan Kelompok Tani Kampung Daun yang berada di Desa Baumata Kacamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Kedatangan Gubernur VBL disambut Dr. Ir. Zainal Arifin,MP yang merupakan perintis kelompok tani Kampung Daun tersebut.

Setibanya di lokasi Kelompok Tani Kampung Daun tersebut, Gubernur VBL melakukan panen buah pisang dan juga buah naga. Serta juga memberikan makan ikan budidaya air tawar yang dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur VBL mengapresiasi kelompok tani tersebut atas pengembangan tanaman sayuran, buah dan hortikulturan. “Ini sangat baik karena melibatkan para pemuda dan masyarakat dalam usaha dibidang pertanian,” ungkap Gubernur.

BACA JUGA  Kapolda NTT Sebar Nomor Pribadi & Akun Medsos, ini Tujuannya

“Dengan memanfaatkan potensi air yang melimpah disini dalam pengembagan tanaman sayuran, buah dan hortikultura serta budidaya ikan air tawar dan hasilnya luar biasa. Ini juga membantu melahirkan pengusaha-pengusaha muda dari bidang pertanian dan perikanan,” kata Gubernur.

Sementara itu Perintis Kelompok Tani Kampung Daun Dr. Ir. Zainal Arifin,MP yang juga merupakan Dosen Politeknik Pertanian Kupang mengungkapkan, dirinya berinisiatif untuk membangun pertanian bagi masyarakat dari kelompok tani dengan memanfaatkan lahan dan juga potensi mata air di Desa Baumata.

“Saya tertarik untuk mendukung dan membangun pertanian di daerah ini.
Saya merasa terpanggil sebagai pakar pertanian dengan ilmu yang saya punya untuk memberikan kontribusi dalam bidang pertanian dan masyarakat disini. Sehingga bisa membuat kebun contoh dengan produksi pertanian dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA  Camat Lasiolat : Inspektorat Kabupaten Belu Jangan Hanya Diam Saja Soal Dugaan Korupsi Di Desa Maneikun.

“Yang kita kembangkan disini memanfaatkan lahan seluas 2,12 Ha. Ada tanaman pisang, naga, pepaya, juga berbagai jenis sayuran dan tanaman hortikultura. Kita juga mengembangkan tanaman hias serta tanaman obat dan serta pembuatan pupuk. Adapun juga kita membudidayakan ikan ai tawar dengan berbagai jenis ikan diantaranya ikan mujair, lele, nila, mas, gurame, bawal dan patin”, apar Zainal.

“Ia mengungkapkan dalam kelompok tani tersebut melibatkan juga 12 orang pengurus yang merupakan alumni dan mahasiswa politani,” tambahnya.

BACA JUGA  Ini Jadwal Lengkap Kunjungan Paus ke Asia dan Oseania

“Kita kembangkan kebun percontohan ini membuat untuk contoh model kebun ketahanan pagan di NTT agar selain membantu petani juga kita mencegah rawan pangan dan bisa membantu mengatasi kemiskinan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, contoh model kebun ketahanan pangan ini dapat menciptakan sumber bahan pangan dan ada yang bisa dipanen setiap hari, setiap bulan dan sepanjang tahun. “Ini akan sangat membantu untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

“Kebun percontohan ini juga sebagai media belajar bagi masyaratkat yang ingin datang untuk belajar mengenai pertanian,” tambah Zainal.

Biro Administrasi Pimpinan Pemprov NTT

#nttbangkitnttsejahtera

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!