Ini Etika Berbahasa dalam Bahasa Dawan (UAB METO)

- Editor

Rabu, 9 Mei 2018 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ta’eon’ok = anda minum. Bentuk biasa: Tiun
Tafenok = anda bangun. Bentuk biasa: Tfen
Ta’haek’ok  = anda menari. Bentuk biasa: Tbiul
Takinbok = anda berteduh. Bentuk biasa: Tamaof
Ta’mam’ok = anda bertitah. Bentuk biasa: Ta’uab
Ta’maubok  = anda perkaya diri. Bentuk biasa: Tasôêbok
Tamêôbok = anda merokok. Bentuk biasa: Tasbo
Ta’nam’ok = anda bersantap. Bentuk biasa: Tah, tbukae
Ta’na’tok = anda serahkan diri. Bentuk biasa: Tafebok
Tanimok = anda melawan. Bentuk biasa: Ta’tika’
Tasaebok = anda mati. Bentuk biasa: Tmaet
Tasaebtasi = anda murka. Bentuk biasa: Tatoa’
Tasêfbok = anda melahirkan. Bentuk biasa: Tahôên
Ta’sen’ok = anda menguburkan. Bentuk biasa: Tsub
Taskau = anda menjemput. Bentuk biasa: Tsêôn
Tatamok = anda datang. Bentuk biasa: Tem
Tataubok = anda menikah. Bentuk biasa: Tmatsao
Tatetbok = anda duduk. Bentuk biasa: Ttok
Tatikan Pahnifu = anda berperang. Bentuk biasa: Tmakén
Tatnanbok = anda tidur. Bentuk biasa: Ttup
Ta’tuna = anda memuji. Bentuk biasa: Tpules
Tfoa’ok = anda berangkat. Bentuk biasa: Tnao
Tha’fenok = anda lambat. Bentuk biasa: Ta’lo’o
Tha’nafok = anda cepat. Bentuk biasa: Tmanap
Tholok haef = anda berdahajat. Bentuk biasa: Tpôlên oe
Tkoenok = anda berjalan. Bentuk biasa: Tnao
Tsaup pusa’ = anda mandi. Bentuk biasa: Taniu

Bentuk-bentuk ini digunakan ketika komunikator yang lebih rendah kedudukannya, berbicara langsung dengan raja atau pejabat yang berkedudukan sosial lebih tinggi. Sedangkan bila rakyat atau masyarakat memperbincangkan perbuatan raja atau mereka yang lebih tinggi kedudukannya, huruf [ T ] di awal dan huruf [ K ] di akhir kata-kata di atas, akan diganti dengan huruf [ N ]: Na’eon’on (dia, raja nimun), Nafenon (dia, raja bangun),  Na’haek’on(dia, raja menari), Nakinbon (dia, raja berteduh), Na’mam’on (dia, raja bertitah), Namêôbon (dia, raja merokok), dan seterusnya.   Selain bentuk-bentuk kata kerja di atas, masih terdapat selusin kata benda dan ungkapan tertentu yang hanya boleh digunakan untuk kalangan istana atau mereka yang memiliki status sosial lebih terhormat:

BACA JUGA  Aku dan Mesin Jahit ibuku

Abe’at = pelayan raja. Bentuk biasa: AteAlikin Ape’an = leluhur raja. Bentuk biasa: na’i bê’êAulmama’ = tempat rokok raja. Bentuk biasa: alukAulnônê = tempak rokok raja. Bentuk biasa: alukAmu’bonat = hewan milik raja. Bentuk biasa: mu’itBêha’o = buaya milik raja. Bentuk biasa: bê’êEonmataf = pintu istana raja. Bentuk biasa: eno’Eskafa Usi’ = jawab “tidak” kepada raja. Bentuk biasa: Kaha’Êtô = kebun raja. Bentuk biasa: leleÊ Usi’ = keluhan, mohon kepada raja. Bentuk biasa: AikêFânâi = istri raja, permaisuri. Bentuk biasa: felFeotnâi = putri raja. Bentuk biasa: li’an fetoHaef = kuda tunggangan raja. Bentuk biasa: bikase’Hala’bena’ = tempat duduk raja. Bentuk biasa: ’toko’Halnâijuf = ranjang raja. Bentuk biasa: hala’He Usi’ = jawaban “ya” kepada raja. Bentuk biasa: hao  Pausnônê = ikat pinggang raja. Bentuk biasa: ’futu’’Piulnâijuf = destar raja. Bentuk biasa: ’pilu’Puskelef = tanah milik raja. Bentuk biasa: po’anPusuf = anjing milik raja. Bentuk biasa: AsuSobaul’aof = pakaian raja. Bentuk biasa: paketKaibmama’ = tempat siri ratu. Bentuk biasa: kabi’Kolnafu’ = anak-anak raja. Bentuk biasa: anahKolomanu = masyarakat milik raja. Bentuk biasa: to tafa’’Lo’e = minuman raja. Bentuk biasa: mninutLopmanênô’ = lumbung milik raja. Bentuk biasa: lopo’Mama’ = titah raja. Bentuk biasa: uabat’Mamfuaf = pesan raja. Bentuk biasa: ta’en’Maus = harta milik raja. Bentuk biasa: sôêNâijuf = putra mahkota. Bentuk biasa: li’an mone’Nambalaf = piring raja. Bentuk biasa: ’pika’Nêôsmataf = pintu istana raja. Bentuk biasa: nêsôNêfôhala’ = pengikut raja. Bentuk biasa: to tafa’Sonaf = rumah raja, istana. Bentuk biasa: umeSontuaf = permaisuri. Bentuk biasa: uemtuafTêôn’aof = tenunan ratu. Bentuk biasa: tênô’’Tio’nônê = dompet raja. Bentuk biasa: ’ti’oUsi’ =  cara memanggilan raja. Bentuk biasa: hôê.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Kepercayaan Atoin Meto tentang Buaya
Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asal Usul Nama NUAT TAUS
Asal-usul Nama Barate
Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%
Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria
Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)
The Name of Mount Sunu
Nono(t) Atoin Meto
Leksikografi Bahasa Dawan Dialek Amnatun Selatan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 September 2025 - 07:23 WITA

Asal Usul Nama NUAT TAUS

Selasa, 16 September 2025 - 02:47 WITA

Asal-usul Nama Barate

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:59 WITA

Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:26 WITA

Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria

Senin, 1 Mei 2023 - 12:09 WITA

Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)

Berita Terbaru

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

error: Content is protected !!