Asal Usul Nama NUAT TAUS

Dikisahkan oleh Bapak Felipus Tanau & Bapak Aleks Tafetin

- Editor

Minggu, 28 September 2025 - 07:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama para tetua yang mengisahkan Legenda ini

Foto bersama para tetua yang mengisahkan Legenda ini

Legenda / Asal Usul Nama Kampung Nuataus

Dahulu kala, di tanah Fatuleu Barat, hiduplah sepasang suami istri dengan seorang anak gadis. Setiap siang, suami istri itu pergi berburu ke hutan untuk mencari nafkah, sedangkan anak gadis mereka tinggal di rumah menenun kain.

Pada suatu hari, ketika si gadis sedang tekun menenun, terdengar suara kokok ayam hutan jantan dari luar pagar rumah. Suara itu terus-menerus terdengar hingga mengusik perhatiannya. Tidak tahan lagi, ia pun bangkit untuk mengusir ayam itu.

BACA JUGA  Aku dan Mesin Jahit ibuku

Namun, saat keluar, ternyata yang ia jumpai bukanlah seekor ayam hutan, melainkan sosok manusia asing. Orang asing itu lalu membujuk si gadis untuk ikut bersamanya menuju sebuah gua. Dalam bahasa Dawan, gua disebut “Nuat”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum pergi, si gadis tanpa sengaja membawa benang tenunannya. Benang itu terurai sepanjang jalan, meninggalkan jejak dari rumah menuju gua.

Ketika kedua orangtuanya kembali dari berburu, mereka mendapati rumah kosong dan anak gadis mereka telah hilang. Panik dan cemas, mereka bergegas mencari, mengikuti benang yang terurai itu. Jejak benang membawa mereka hingga ke mulut sebuah gua.

BACA JUGA  Atoni Pah Meto: Mengenal Falsafah Hidup dan Budaya Suku Dawan

Namun, saat mereka tiba, gua itu sudah tertutup rapat. Yang tersisa di luar hanyalah rambut dan satu tangan anak gadis mereka. Dengan sedih hati, kedua orang tua itu mengambil rambut dan tangan putrinya untuk dibawa pulang dan dimakamkan.

Sejak saat itu, gua tersebut dikenal dengan nama Nuataus. Dalam bahasa Dawan:

  • Nuat berarti gua,
  • Taus berarti melarang, menghalangi, atau mengambil paksa menjadi milik.

Maka, Nuataus dimaknai sebagai gua yang mengambil secara paksa, mengingat peristiwa sedih yang menimpa keluarga itu.

BACA JUGA  Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

Nama ini kemudian diwariskan secara turun-temurun dan menjadi nama kampung, hingga kini dikenal sebagai Desa Nuataus, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Diceritakan oleh Bapak Felipus Tanau & Bapak Aleks Tafetin.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asal-usul Nama Barate
Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%
Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria
Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)
The Name of Mount Sunu
Nono(t) Atoin Meto
Leksikografi Bahasa Dawan Dialek Amnatun Selatan
Kisah Berakhirnya Kekuasaan Raja Sonbai Kedelapan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 September 2025 - 07:23 WITA

Asal Usul Nama NUAT TAUS

Selasa, 16 September 2025 - 02:47 WITA

Asal-usul Nama Barate

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:59 WITA

Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:26 WITA

Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria

Senin, 1 Mei 2023 - 12:09 WITA

Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!