Bertobat : Tidak Mengulangi Kesalahan yang Sama

- Editor

Sabtu, 22 Maret 2025 - 00:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Minggu Prapaskah III, menyuguhkan kepada kita tema: BERTOBAT/Pertobatan. Tobat selalu berhubungan dengan dosa. Kita manusia adalah manusia berdosa. Karena itu kita hanya mengharapkan belas kasih dan pengampunan dari Tuhan. Karena hanya Tuhan yang mengampuni dosa. Tuhan membenci dosa, tetapi Tuhan mencintai orang berdosa. Apa pun bayarannya Tuhan pasti akan rela buat. Bukti Tuhan mengutus PuteraNya untuk menebus kita dari dosa.

Allah sendiri sangat menghargai dan mengharapkan niat manusia kita untuk bertobat. Allah itu panjang sabar dan penuh belaskasih.

Allah menghargai perjuangan Israel umat terpilih untuk bertobat dari kesalahannya dan kembali MENGAKUI ALLAH SBG ALLAH. Ini sikap tobat Israel sebagai umat terpilih. Demikian juga perumpamaan tentang tentang pohon Ara yang tidak hasilkan buah pada waktunya dan Allah sabar sampai satu tahun lagi.

BACA JUGA  Mobil Pope Francis dialifungsi untuk Anak-anak di Gaza

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Kitab Keluaran Allah memanggil Musa,seorang peternak kambing domba di Midian, dan selanjutnya mengutus Musa kepada Israel. Untuk meyakinkan Musa, Allah menampakkan Diri di dalam semak duri, di gunung Horeb, dan memperkenalkan Diri; AKU ADALAH AKU (Kel,3,14) yang berarti Aku adalah Tuhan yang menyelamatkan. Aku yg memilih Israel, setia memeliharanya, bebaskan perbudakan Mesir, yang memberikan Hukum di atas gunung Sinai, setia mengantar mereka sampai tahan Terjanji Kanaan yang kaya susu dan madu. Dan Allah hanya meminta ini dari Israel yakni; TETAP PERCAYA KEPADA ALLAH.

BACA JUGA  Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Meskipun dalam pengembaraan di Padang gurun Israel tetap menggerutu dan memberontak terhadap Tuhan Allah mereka, ketika mereka mengalami kesulitan makanan di padang gurun TETAPI ALLAH TETAP SETIA panjang sabar mengantar Israel sampai tanah Terjanji Kanaan, meskipun akhirnya hanya sisa kecil saja yang tetap setia dan percaya kepada Allah.

Dalam Injil, Yesus menyampaikan ajaranNya tentang pohon Ara yang ditanam namun tidak berbuah pada waktu yang ditentukan. Pemilik kebun itu mencegah untuk tidak potong ranting-ranting yang tidak berbuah. Dia bersabar untuk mengusahakan buah dengan cara memupuknya kembali. Ada harapan bahwa pohon Ara itu akan berbuah satu tahun lagi.

BACA JUGA  Paus Fransiskus : Dengan Doa, Iblis Tak Berdaya!

Perumpamaan ini lambang kesabaran Allah. Allah itu selalu bersabar dan penuh belaskasih, memberi waktu kepada kita untuk menghasilkan buah-buah pertobatan dalam hidup.

PESAN IMAN:

  1. Tuhan itu selalu bersabar dan menghargai niat dan usaha tobat kita dengan menghasilkan buah-buah pertobatan. Dan puasa ini adalah saat yang tepat untuk berobat dan hasilkan buah-buah pertobatan. Karena itu gunakanlah waktu puasa ini dengan sebaik mgkin untuk bertobat.
  2. Bertobat berarti kita belajar untuk tidak mengulangi kesalahannya yang sama di masa lalu. Amen.


MINGGU PRAPASKAH II
Kel,3,1-8,13-15
Luk,13,1-9

Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus

Editor : Komsos Sta. Helena

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!