Angkatlah Kepalamu, Penyelamatmu Sudah Datang

- Editor

Minggu, 28 November 2021 - 09:24 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Nabi Yesaya berbicara tentang situasi orang israel yang kira-kira hampir sama dengan keadaan orang tadi. Sisa kecil bangsa Israel yang baru saja pulang dari Babylon ke kota Yerusalem. Menemukan kotanya tinggal sisa-sisa bangunan. Kota itu menjadi sarang serigala (Yer. 10:22). Mereka melihat suasana reruntuhan dan kematian.

Maka mereka satukan tekad dan niat untuk membangun kembali kotanya. Meskipun hati mereka diliputi suasana sedih dan putus asa, namun mereka ingin membangun kota Yerusalem, teristimewa Kenisah ALLAH. Karena mereka percaya bahwa Kenisah ALLAH sebagai pusat hidup mereka adalah tempat ALLAH bersemayam di antara mereka.

Dalam keadaan seperti inilah nabi Yeremia menyampaikan pesan yang berpengarapan bahwa Yuhan akan memenuhi janji kebahagiaan yang ia janjikan kepada bangsa Israel ( ay 14). Tunas Baru dari Turunan Daud ia akan membuat bertunas dan bertumbuh (ay 15 – 16).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata-kata Nabi Yeremia menghasilan senyuman di bibir orang Israel. Mereka senang. Mereka bergembira. Mereka berpengharapan karena akan datang. Demikianlah mereka menantikan “kedatangan” “adventus”.

Nabi Yeremia tidak membayangkan Kerajaan ALLAH akan datang dari sebatang pohon besar. Ia berpikir tentang sebuah tunas kecil, yang lembut dan sudah layu dan mati jika tidak dirawat dengan baik. Kita tahu bahwa sebutir benih membutuhkan perawatan yang melekat dan waktu yang lama untuk bisa menjadi pohon. Maka kita harus sabar dan tekun untuk mampu mengerti rahasia Kerajaan ALLAH.

Nabi meneguhkan bahwa kita harus sabar dan menantikan “kedatangan” sang Raja. Kerajaan setan tidak memiliki masa depan. Maka kita dapat membangunkan kembali Kerajaan ALLAH dengan penuh kesabaran dan harapan. Masa Adventus yang artinya kedatangn pasti akan tiba.

Santo Lukas dalam perikop injil hari ini berceritera tentang alam ciptaan berada dalam kekacauan total. Putera manusia akan tampil menciptakan dunia baru seperti pada awal penciptaan. ALLAH menciptakan dunia dan seluruh isinya dalam keadaan “baik adanya”. Yesus memberi kita berita “pengharapan baru”. Penderitaan mereka akan dihapuskan. Jadi kita berada pada posisi menantikan “kedatangan”. Kita berada dalam suasana “Adventus”.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version