Angkatlah Kepalamu, Penyelamatmu Sudah Datang

- Editor

Minggu, 28 November 2021 - 09:24 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Rd. Ansel Leu, Pastor Paroki Sta. Helena Camplong – Kab. Kupang – Timor – Indonesia

Pertanyaan bagi kita. Apa yang harus kita lakukan dalam suasana “adventus” (ay 25 – 35)?

  1. Jangan kita kehilangan “harapan”. Sangat banyak orang sedang kehilangan harapan hidup. Sangat banyak orang kehilangan harapan akan pekerjaan, kesehatan, harta dan bahkan “kehilangan Tuhan”. Kehilangan “hati” yang mencintai dengan tulus dan jujur.
  2. Sejumlah besar umat manusia yang sedang menyelesaikan perkara hidupnya dengan mengonsumsi alkohol berlebihan dan bahkan narkoba. “jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti jerat (ay 34). Kita terjebak dan tidak mampu lagi untuk bergerak menuju Tuhan.
  3. Kita harus siap siaga dan berdoa (ay 36). Bukan menantikan kedatangan dalam suasana “pasif” tetapi harus “aktif”. Doa yang benar mendekatkan kita kepada ALLAH dan orang yang dekat dengan ALLAH ia akan dengan mudah dekat dengan sesama. Jadi dekatkanlah diri anda dengan ALLAH, pasti kita dekat dengan sesama kita. Orang hanya dekat dengan sesama tanpa dekat dengan Tuhan pasti akan cepat bubar-bubaran. kita tidak memandang ke lahit saja, akan tetapi memandang ke bumi. Yesus meminta kita untuk dekat pada-Nya dan dekat dengan sesama. Jadi Adventus artinya kedatangan. Siapa datang? Pasti Yesus dan sesama saudara kita.
Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version