Asal-usul Nama Barate

- Editor

Selasa, 16 September 2025 - 02:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto di Salah Satu Pantai di Barate

Foto di Salah Satu Pantai di Barate

Cerita Rakyat: Asal Usul Nama Barate

Pada zaman dahulu, sebelum daerah Kupang dikenal seperti sekarang, terdapat sebuah pantai sunyi di wilayah Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat. Pantai itu belum memiliki nama yang dikenal luas. Hanya para nelayan dan masyarakat sekitar yang sesekali melewati tempat itu.

Suatu hari, sebuah kapal asing berlayar melintasi laut luas dan akhirnya bersandar di pantai tersebut. Kapal itu bukan kapal biasa—muatannya sangat tinggi, penuh dengan barang-barang dan peralatan. Tumpukan muatan itu menjulang, hingga membuat orang-orang di daratan terheran-heran.

BACA JUGA  Nono(t) Atoin Meto

Para awak kapal sebenarnya punya rencana besar. Mereka ingin membangun kota atau sebuah peradaban di pantai itu. Selama beberapa hari, mereka turun ke darat untuk melihat keadaan sekitar. Namun setelah melakukan survei, mereka menemukan bahwa daerah itu tidak memiliki sumber air yang cukup. Padahal, air adalah syarat utama untuk membangun kehidupan dan kota yang besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, kapal asing tersebut memutuskan melanjutkan pelayaran. Mereka meninggalkan pantai itu dan menuju ke pantai lain Pantai Kopan / Lahi – Lai Bissi Kopan, kini dikenal dengan nama Pantai Tedis, tempat berdirinya Kota Kupang sekarang.

BACA JUGA  Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)
Bapak Bernadus Pitay

Masyarakat sekitar yang menyaksikan peristiwa itu tidak melupakannya. Mereka masih teringat jelas bagaimana kapal besar itu bersandar dengan muatan yang begitu banyak dan bertumpuk-tumpuk. Dalam bahasa setempat, mereka menyebutnya “Bau/Baut a’ Latas” atau “Baut/ Bau a’ Latan”, yang berarti barang atau muatan yang bertumpuk.

Seiring berjalannya waktu, penyebutan itu mengalami perubahan bunyi. Dari “Bau a Latan” / Bau a’ latas, perlahan-lahan berubah menjadi Barate / Barati. Sejak saat itulah, daerah pantai itu dikenal dengan nama Barate, sebuah nama yang lahir dari kisah kapal asing yang pernah singgah, walau akhirnya tidak menetap. Pantai Barate ada dalam Wilayah Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat.

BACA JUGA  Dansa Timor dan Kebutuhan Kontak Fisik

Demikianlah asal-usul nama Barate, cerita yang masih hidup di kalangan masyarakat, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang.

Cerita ini dituturkan oleh Bapak Bernardus Pitay, seorang yang mewarisi kisah lama tentang sejarah dan budaya.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asal Usul Nama NUAT TAUS
Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%
Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria
Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)
The Name of Mount Sunu
Nono(t) Atoin Meto
Leksikografi Bahasa Dawan Dialek Amnatun Selatan
Kisah Berakhirnya Kekuasaan Raja Sonbai Kedelapan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 September 2025 - 07:23 WITA

Asal Usul Nama NUAT TAUS

Selasa, 16 September 2025 - 02:47 WITA

Asal-usul Nama Barate

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:59 WITA

Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:26 WITA

Perempuan Mollo, Adat, dan Spiritualitas Maria

Senin, 1 Mei 2023 - 12:09 WITA

Tiga hari di Nusa Bungtilu, BOABLINGIN! (1)

Berita Terbaru

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

error: Content is protected !!