Pulang dari Kebun, Pasutri di Fatbar Terseret Banjir

- Editor

Senin, 14 November 2022 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fatuleu Barat – MatatimorNews – Pasangan suami istri, Atrohanis Malafu (43) dan Tersia Teti (42), di Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, hanyut terseret arus banjir, pada Senin, 14/11/2022 sekitar pukul 15.00 WITA.

Kudua korban pasutri ini bersama kerabat lainnya baru saja kembali dari ladang.

Menurut cerita salah satu kerabat korban, kedua korban yang hendak menyeberangi arus sungai, terseret dan hanyut terbawa sekitar pukul 15.00 WITA.

Hingga berita ini diturunkan korban atas nama Atrohanis Malafu belum ditemukan, sementara istrinya Tersia Teti telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Menurut sumber yang sama, kedua korban sambil bergandengan hendak menyeberangi banjir di sungai Sumlili – Desa Kalali saat kembali dari kebun bersama beberapa kerabatnya.

Korban Atrohanis Malafu, masih sempat membantu menyeberangkan beberapa kerabatnya, dan giliran ingin menyeberangkan isterinya, korban Tersia Teti yang digandengnya tiba-tiba terjatuh dan menyeret juga suaminya. Keduanya langsung terbawa arus.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Adventus II

Kepala Desa Kalali, Samuel Alle, bersama warganya langsung terjun ke lokasi guna membantu melakukan pencarian di sepanjang tepian sungai, hingga sekitar pukul 17.30 WITA jasad Tersia Teti berhasil ditemukan.

Jasad korban Tersia Teti langsung dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka di Desa Kalali.

Hinggal Pukul 20.00 WITA, warga setempat masih berinisiatif melakukan pencarian terhadap Atrohanis Malafu, namun arus banjir yang masih deras, pencarian tak bisa dilanjutkan.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Pesta Keluarga Kudus Nazareth

Camat Fatuleu Barat, Kandidus Neno, SH ikut serta dalam peroses pencarian dan evakuasi jenasah korban Tersia Tetti.

Menurut Kandidus, pihaknya telah menghubungi pihak Basarnas.

“kita sudah hubungi Basarnas, dan sedang dalam perjalanan menuju ke sini. Pencarian oleh warga kita hentikan sementara karena banjir masih deras, semoga esok pagi banjir sudah berkurang sehingga bisa dilakukan pencarian lagi” tuturnya. (del)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!