Viktor Laiskodat: Kehadiran Bandara Internasional Oecusse Memberikan Dampak Transportasi Dan Ekonomi Bagi Indonesia (NTT)

- Editor

Jumat, 21 Juni 2019 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Voicetimor.com Kupang |NTT :Gubernur NTT Viktor Laiskodat menyatakan mendukung dan memberikan apresiasi yang besar atas kehadiran bandara internasional Oecusse. Karena kehadiran bandara Oecusse tidak hanya menguntungkan bagi Negara Timor Leste (Oecusse) tetapi juga menguntungkan Indonesia khusunya NTT karena bisa memudahkan dan mempercepat perjalanan menuju Timau seirama dengan rencana pembangunan observatorium.

“rencana pembangunan Observatorium nasional terbesar se-Asia Tenggara  di Timau, akan memberikan dampak yang luar biasa. Karena orang dari mana-mana bisa mendarat di sini. Dari sini mereka bisa cepat sampai ke sana (Timau) dibandingkan dari Kupang. Mereka hanya butuh waktu sekitar satu jam sampai di sana dengan infrastruktur yang kita bangun dengan bagus,” JelasViktor.

Hal tersebut diungkapkan Viktor Laiskodat saat memberikan sambutan pada acara syukuran 5 tahun kepemimpinan Mari Alkatiri di Distrik Oecusse dan syukuran peresmian Bandara Internasional Oecuse di lapangan sepakbola Oecusse, Selasa malam (18/6).

BACA JUGA  Sebanyak 131 Warga Binaan Kelas II.B Atambua Mendapat Remisi Dalam Rangka HUT-RI ke 78

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Laiskodat, kehadirannya bersama  Wakil Gubernur NTT serta seluruh Bupati daratan Timor merupakan bentuk dukungan nyata terhadap geliat pembangunan yang  gencar dijalankan pemerintah Timor Leste khusunya distrik Oecusse.

“Sebagai Gubernur,  saya mengapresiasi kebangkitan dari Timor Leste khususnya Oecusse yang telah maju luar biasa. Saya sangat senang Oecusse telah punya Bandara Internasional. Kita akan dorong agar penerbangan ke sini semakin meningkat dan kerjasama antara kedua negara dapat berjalan lancar,” jelas Viktor Laiskodat.

Viktor menjelaskan, dengan diresmikannya Bandara Internasional tersebut, sudah ada tiga bandara internasional di pulau Timor yakni  Kupang, Dili dan Oecusse. Jika di Suai Timor Leste juga jadi,  akan ada  empat Bandara besar di Timor.

BACA JUGA  Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan

Dalam kesempatan itu, Viktor mengungkapkan tekad dari pemerintah NTT dan Distrik  Oecusse  untuk bangun infrastruktur jalan  menuju perbatasan khususnya ke Oepoli.

“Sebentar lagi, Oecusse dan NTT akan bersama-sama bangun jembatan yang hubungkan Oepoli dan Oekusi. Jadi kalau datang Kupang tidak lagi lewat Kefamenanu (TTU) tapi langsung tembus Kupang. Kita adalah bersaudara, mari kita saling mendukung dalam pembangunan menuju kesejahteraan bersama,” pungkas Viktor Laiskodat.

Peresmian Bandara Internasional Oecusse ditandai oleh penekanan tombol oleh Presiden Timor Leste, Fransisco Guterres.

Bandara ini dikerjakan oleh salah satu BUMN Indonesia yakni PT. Wijaya Karya (Persero). Ditandai juga dengan ujicoba rute penerbangan langsung Jakarta-Oecusse oleh Maskapai Citilink.

BACA JUGA  Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Ferdy Sambo ke PN Jaksel

Gubernur, Wakil Gubernur, para Bupati sedaratan Timor serta rombongan juga melakukan penerbangan perdana dengan pesawat Trans Nusa dari Bandara El Tari menuju Bandara Oekusi. Waktu yang ditempuh kurang lebih tiga puluh menit.

Tampak hadir pada acara peresmian bandara Internasional Oecusee, Presiden Distrik  Administrasi Khusus Oecusse, Mari Alkatiri,  jajaran menteri dari Timor Leste, Duta Besar RI untuk Timor Leste, Direksi PT Wijaya Karya, utusan Menteri BUMN RI, Wakil Gubernur NTT, Walikota Kupang, Bupati Kupang, Bupati TTS, Bupati TTU, Bupati Malaka, Bupati Belu, para pejabat teras dari Distrik Oecusse, masyarakat Oekuse,insan pers dan undangan lainnya.(Man)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!