Sekolah Rakyat & Sekolah Garuda, ini bedanya!

Mengenal Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat: Dua Wajah Baru Pendidikan Indonesia

- Editor

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi SMA Negeri 2 Fatuleu Barat - Kab. Kupang, bersama Guru Bahasa Indonesia

Siswa-siswi SMA Negeri 2 Fatuleu Barat - Kab. Kupang, bersama Guru Bahasa Indonesia

Dua Program, Dua Tujuan

Pemerintah Indonesia kini mengembangkan dua model sekolah baru: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Keduanya lahir dari semangat yang sama — meningkatkan kualitas pendidikan — tetapi berangkat dari tujuan dan sasaran yang sangat berbeda.

Sekolah Garuda berfokus pada pembentukan siswa berprestasi dan berdaya saing global, sementara Sekolah Rakyat bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga miskin atau miskin ekstrem.

Sekolah Garuda: Pendidikan Unggulan untuk Siswa Berprestasi

Sekolah Garuda adalah program pendidikan unggulan yang menggabungkan kurikulum nasional dan standar internasional. Sekolah ini dirancang untuk mencetak generasi unggul di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menyiapkan dua jenisnya:

Sekolah Garuda Baru, yaitu sekolah baru dengan fasilitas modern; dan

BACA JUGA  Menjelang Pemilu 2024, Ini Partai Pertama Yang Mendaftar di KPUD Belu

Sekolah Garuda Transformasi, yaitu pengembangan sekolah yang sudah ada menjadi berstandar unggulan.

Sistemnya menggunakan asrama (boarding school) agar pembelajaran dan pembinaan karakter bisa berlangsung penuh waktu.
Meskipun seleksi dilakukan secara ketat berdasarkan prestasi, siswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan karena sebagian biaya ditanggung negara.

Dengan demikian, Sekolah Garuda menjadi wadah bagi siswa cerdas dari berbagai daerah untuk berkembang menjadi SDM unggul berkelas dunia.

Sumber: Tirto.id, Detik.com

Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis untuk Kaum Rentan

Berbeda dengan Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi pemerataan akses pendidikan.
Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin atau miskin ekstrem, terutama yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat — termasuk seragam, makan, buku, dan asrama — sepenuhnya ditanggung negara.
Sekolah ini juga menerapkan sistem boarding school agar siswa dapat dibina secara akademik, karakter, dan kedisiplinan secara menyeluruh.

BACA JUGA  Menghadiri Pelantikan Pengurus Taekwondo Indonesia Se-Provinsi NTTWagub JNS : Untuk Mencapai Keberhasilan Yang Dibutuhkan Keharmonisan

Kurikulum yang digunakan tetap berbasis nasional, namun disesuaikan dengan konteks lokal dan kebutuhan daerah. Tujuannya bukan untuk mencetak siswa elit, melainkan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas.

Sumber: Antaranews.com, Indonesia.go.id

Perbedaan Mendasar Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

  1. Tujuan dan Sasaran
    Sekolah Garuda menargetkan siswa berprestasi yang siap bersaing di tingkat global.
    Sekolah Rakyat menargetkan anak-anak dari keluarga miskin agar tidak tertinggal secara pendidikan.
  2. Sistem Pembiayaan
    Di Sekolah Garuda, siswa dari keluarga menengah bisa tetap membayar biaya tertentu, sementara siswa miskin mendapat keringanan atau beasiswa.
    Di Sekolah Rakyat, semua siswa sepenuhnya gratis — tanpa biaya apapun.
  3. Kurikulum dan Orientasi
    Sekolah Garuda menggunakan kurikulum nasional dengan tambahan muatan internasional dan fokus STEM.
    Sekolah Rakyat menerapkan kurikulum nasional yang kontekstual dengan fokus pembentukan karakter dan keterampilan dasar.
  4. Fasilitas dan Lingkungan Belajar
    Sekolah Garuda memiliki fasilitas canggih dan laboratorium berstandar tinggi.
    Sekolah Rakyat difokuskan pada kelayakan fasilitas dasar agar seluruh siswa bisa belajar dengan layak dan sehat.
  5. Fungsi Sosial dan Peran Strategis
    Sekolah Garuda berperan menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global.
    Sekolah Rakyat berperan menutup kesenjangan pendidikan antar kelompok sosial di Indonesia.
BACA JUGA  Industri Migas & Tambang Indonesia Potret Transparansi

Dua Jalur Menuju Indonesia Emas

Meski berbeda arah, Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat saling melengkapi dalam membangun sistem pendidikan nasional yang adil dan berkualitas.
Sekolah Garuda adalah simbol keunggulan, sedangkan Sekolah Rakyat adalah simbol pemerataan.

Dengan dua model ini, pemerintah berusaha memastikan bahwa anak cerdas dari kota besar maupun anak miskin di desa terpencil sama-sama memiliki masa depan melalui pendidikan.

Sumber: BeritaSatu.com, Detik.com

Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat adalah dua wajah baru pendidikan Indonesia yang mencerminkan dua cita-cita besar bangsa: keunggulan dan keadilan.Pemerintah tidak hanya menyiapkan anak bangsa untuk bersaing di dunia global, tetapi juga memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal karena kemiskinan.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!