Untuk Mendukung Program Kota Tanpa Kumuh, Pj Walkot Kupang Ajak Semua Pihak Terlibat Aktif

- Editor

Selasa, 23 Mei 2023 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, News.Matatimor – Net : Penjabat wali kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, mengajak semua pihak untuk terlibat dalam upaya menuntaskan persoalan kawasan kumuh yang masih ada di Kota Kupang.

Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat/Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, National Slum Upgrading Project (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Hotel Neo by Aston Kupang, 23/05/2023.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Pelaksana Wilayah I Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT, Reza Fahrur Rosi, ST, MT, Kasatker Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi NTT, Roy Marthen,ST, Advisory Kotaku, Ayi Sugandi, Kepala Badan Pertanahan Kota Kupang, Eksam Sodak, S.SiT.,M.Si, pimpinan BUMN, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang dan perwakilan dari perguruan tinggi serta kelompok peduli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Kupang menyampaikan untuk mengurus Kota Kupang supaya tidak menjadi kumuh bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi juga menjadi tugas semua individu yang menetap di kota ini.

BACA JUGA  Semarak Hari Bhayangkara ke 77, Kapolres Belu Pimpin Upacara Korps Raport Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara Polri

Menurutnya perlu keterlibatan dan kolaborasi semua pihak termasuk perguruan tinggi yang melakukan kajian yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Terima kasih disampaikannya kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT yang selama ini sudah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang dan stakeholder terkait untuk menyelesaikan persoalan kumuh terutama pada 20 kelurahan di Kota Kupang yang masih masuk kategori kawasan kumuh.

George juga berterima kasih kepada kelompok pemuda yang peduli dan selama ini sudah turut terlibat dalam penanganan persoalan kumuh.

Dia berharap dengan kolaborasi yang baik dan keterlibatan semua pihak, dalam waktu dekat semua persoalan kawasan kumuh bisa teratasi.

BACA JUGA  Aku Yang suka tertawa

Pada kesempatan yang sama Penjabat juga mengapresiasi kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat/Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur National Slum Upgrading Project (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digelar hari ini.

Menurutnya, jika ingin sebuah program berhasil maka perlu disiapkan sumber daya manusianya.

“Secanggih apa pun teknologi yang disiapkan kalau SDM tidak siap tidak akan berhasil,” ungkapnya.

Peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat perlu dilakukan untuk mengubah mindset dan kultur masyarakat terutama dalam hal penanganan sampah.

Kepala Seksi Pelaksana Wilayah I Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT, Reza Fahrur Rosi, ST, MT, yang mewakili Kepala BBPW menyampaikan dalam rangka menyiapkan keberlanjutan penyelenggaraan penataan permukiman maka perlu diadakan peningkatan kapasitas masyarakat (PKM) dan Pemerintah Daerah melalui kegiatan workshop pengelolaan pasca program.

Melalui kegiatan ini diharapkan Pemerintah Kota/Kabupaten dapat menyiapkan dan memperkuat terkait kelembagaan BKM/LKM, pengelolaan dan pemeliharaan kegiatan infrastruktur yang telah terbangun, pengelolaan aset kegiatan skala kawasan, penguatan Pokja PKP dan lainnya.

BACA JUGA  Gubernur NTT Tinjau Instalasi Tambak Oesapa

Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan penyelenggaraan penataan permukiman yang berkelanjutan.

Panitia pelaksana kegiatan peningkatan kapasitas, Vivi Aida Nilam Cahyani, ST, melaporkan kegiatan peningkatan kapasitas akan berlangsung selama 3 hari sejak 23 Mei hingga 26 Mei 2023.

Peserta kegiatan terdiri dari Pokja PKP Kota Kupang, Forum PKP Kota Kupang, Forum BKM, KPP, unsur swasta, Perguruan Tinggi, Kelompok Peduli serta Tim Kotaku.

Adapun narasumber yang disiapkan panitia berasal dari dinas teknis yakni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, akademisi dari Unwira Kupang serta pemerhati masyarakat.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!