Tiga Orang Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Unitri Malang di Tangkap, Dua Diantaranya Asal Belu-NTT

- Editor

Kamis, 27 Juli 2023 - 02:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, News.Matatimor – Net : Usai melakukan aksi pembunuhan terhadap salah satu mahasiswa Universitas Tribuana Tunggadewi pada 24 juni 2023 lalu, Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan tiga pelaku pengeroyokan yang menewaskan Krisnael Murri (23), di propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Rizki Saputro mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan berinisial JF (34), warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, serta RM (23) dan YS (30), yang berasal dari Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Ketiga pelaku ditangkap dalam waktu berbeda, RM diamankan di wilayah kota Surabaya pada 1 Juli 2023. Sementara YS dan JF diamankan di wilayah NTT pada 3 Juli dan 22 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah pada siang hari ini Satreskrim Polres Malang dapat melaksanakan press conference terkait dengan ungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia,” kata AKP Wahyu di Polres Malang, Rabu (26/ 07/2023).

BACA JUGA  Ini Agenda Presiden Kunjungan Kerja ke Wakatobi

Wahyu menjelaskan, kejadian bermula saat tersangka JF dan pelaku lainnya hendak pulang usai melakukan perayaan wisuda salah satu temannya di sebuah Kafe di Desa Tegagondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis 24 Juli 2023 sekitar pukul 23.45 WIB. Tak lama berselang, korban Krisnael Murri melintasi jalan depan para tersangka.

Berdasarkan keterangan tersangka, korban sempat memainkan gas sepeda motor dan hampir menabrak salah satu dari mereka kemudian diteriaki agar berhenti. Tersangka RM kemudian melayangkan pukulan ke arah korban yang disusul oleh pelaku lain hingga berujung penikaman korban oleh JF dengan menggunakan sebuah pisau panjang.

Akibatnya, korban langsung roboh bersimbah darah di lokasi dengan sejumlah luka tusukan, sementara para pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

BACA JUGA  Semarak Hari Bhayangkara ke 77, Kapolres Belu Pimpin Upacara Korps Raport Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara Polri

“Satu tersangka melakukan penusukan dengan menggunakan senjata tajam kurang lebih ukuran 50 cm, dari tusukan tersebut hasil otopsi ini yang mengakibatkan korban meninggal,” jelasnya.

Dikatakan Wahyu, tersangka YS sempat melarikan diri ke luar negeri saat hendak ditangkap. Namun Unit Opsnal Polres Malang yang dibantu Polres Malaka dengan sigap mengamankan tersangka terlebih dahulu.

Sementara tersangka JF yang berperan sebagai pelaku penusukan terhadap korban, berhasil diamankan bersama personel gabungan Polres Sikka di kota Maumere, NTT.

“Tersangka utama JF ini mempunyai peran yang melakukan penusukan atau penikaman terhadap korban sebanyak 4 kali, kemudian untuk dua pelaku yang sudah kami amankan berperan melakukan pemukulan secara berkali-kali,” jelasnya.

Wahyu menyebut, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku dan lain yang masih dalam pengejaran. Kepolisian sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan berkomitmen menangkap seluruh pelaku yang terlibat.

BACA JUGA  Ini Yang Disampaikan KaDes Mandeu Atas Aksi Terobosan Kapolres Belu

“Masih ada DPO satu orang kami rahasiakan untuk inisialnya, mohon doanya mudah-mudahan tersangka ini segera dapat kami amankan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik mengatakan, kepolisian akan bekerja secara profesional dalam penanganan kasus tersebut. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang disebarkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana.

Hal ini dimaksudkan agar tidak ada pihak yang terpancing lalu melakukan sweeping dan malah menimbulkan tindak pidana lain.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu liar agar kejadian ini tidak berimbas di kemudian hari, artinya kejadian ini diserahkan semuanya kepada pihak yang berwajib, kami tangani dengan profesional,” tuturnya.

Sumber : Tribratanews Polres Malang

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!