Renungan Katolik Minggu Prapaskah I – Rm. Chris Taus, Pr.

- Editor

Jumat, 24 Februari 2023 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rm. Chris Taus, Pr. – Editor : Komsos Paroki Camplong

PUASA adalah jalan dan cara terakhir dari seluruh persiapan diri Yesus untuk memulai misi penyelamatanNya melaksanakan kehendak Allah Bapa melalui JALAN SALIB .

Yesus dibimbing oleh Roh ke Padang gurun untuk berpuasa. Padang gurun bagi orang Yahudi : tempat sepi, angker dan menakutkan, tempat tinggal setan-setan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yesus berpuasa di Padang gurun dengan kondisi ini. Selama Yesus berpuasa 40 hari dan 40 malam,dalam kesunyian yang mencekam, dalam DOA.

YESUS MENCARI KEHENDAK ALLAH BAPANYA, karena untuk inilah Yesus diutus ke dunia. 

KEDUA : Setelah Yesus berpuasa 40 hari dan 40 malam, Yesus merasa lapar. Ia sedang berada pada titik paling lemah secara manusiawi, yakni lapar dan haus. Setan datang menggodaNya dengan  SOAL MAKAN. Jika Engkau Putera Allah, suruhlah batu-batu ini menjadi Roti.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu Adventus IV, 18/12/2022

Tetapi Yesus berkata : manusia hidup bukan dari Roti saja, tetapi dari setiap Sabda Allah. Yesus menolak setan akan tawaran makanan.

Dengan sukses berpuasa,Yesus berada dalam titik kuat kematangan hidup Rohani. Artinya Yesus punya kekuasaan ilahi Allah. Setan menggodaNya. Jika Engkau Putera Allah, jatuhkanlah Dirimu ke bawah, sebab malaikat-malaikat akan menantang Engkau, sehingga kakimu tidak terantuk pada batu. Yesus berkata : ada tertulis, janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu. Yesus teguh dengan kehendak Allah Bapa.

Setelah 2 kali gagal, setan pun mencari jalan lain lagi. Setan lalu menggoda Yesus melalui CITA-CITANYA. Setan tahu Yesus datang untuk menghadirkan Kerajaan Allah dan Yesus adalah Rajanya. Maka setan membawa Yesus ke puncak gunung yang tinggi, DAN MEMPERLIHATKAN KERAJAAN DUNIA DENGAN SEGALA KEMEWAHANNYA. 

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIV, 15 September 2024

Setan lalu berkata kepada Yesus : semua ini akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku.

Ini godaan setan yang paling kasar, kurang ajar dan biadab dan penghinaan. Kareba Yesus Putera Allah diminta untuk menyembah setan, maka Yesus dengan tegas mengusirnya. 

ENYAHLAH IBLIS, sebab ada tertulis : engkau yabg harus menyembah Tuhan Allahmu dan hanya kepada Dia saja engkau berbakti.

Dengan demikian, seluruh kisah pencobaan selesai dan Malaekat-malaekat datang melayani Dia.

KETIGA: 3 kali Setan menggoda Yesus dalam hal makanan, kekuasaan dan kekayaan. Yesus menolak denga  tegas, maka kita pasti selamat kareba 3 kali iblis ular menggoda Hawa/Adam. Hawa/Adam selalu menyerah kepada godaan iblis. INILAH DOSA PERTAMA DOSA HAWA/ADAM, Kareba kesombongan manusia mau sama dengab Tuhan.

BACA JUGA  40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

KEEMPAT : Yesus berpuasa dengan sukses sempurna, dengan MENOLAK SEGALA BENTUK GODAAN SETAN. Ini menjadi contoh dan kekuatan bagi kita pengikut-pengikutNya.

Kita sedang berpuasa, pasti kita juga alami godaan setan, dalam segala bentuk. Maka hendaknya kita seperti Yesus menolak segala bentuk godaan akan makanan enak, kekuasaan dan kekayaan. 

Bersama Yesus kita pasti bisa selamat menjalani puasa suci. Amen.

Minggu Prapaskah 1

Kej. 2:7-9,3,1-7

Mat. 4:1-11

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!