Perawat RSUD Gabriel Manek Atambua Diduga Salah Memberi Obat, Pasien Alami Gangguan Mental

- Editor

Rabu, 5 April 2023 - 03:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatomor – Net : Diduga kuat gegara obat pemberian oleh Perawat RSUD Gabriel Manek Atambua yang tidak sesuai resep dokter, mengakibatkan pasien mengalami gangguan mental.

Pasien dengan inisial LB yang mendapat perawatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua ini usai mengkonsumsi obat pemberian perawat, tiba-tiba mengalami gejala gangguan mental yang membuat keluarga menjadi panik melihat keadaan pasien yang mendadak berubah.

Menurut informasi dari keluarga pasien LB sekitar pukul 06:30 Selasa (04/04/2023), perawat di ruangan Flamboyan I memberikan obat Alprazolam yang ternyata setelah di cek dalam catatan keperawatan tidak tertulis resep obat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah diminum obat tersebut LB seperti mengalami halusinasi yang selalu menyebut hal-hal yang berhubungan dengan dunia lain atau menyebutkan nama orang telah meninggal. Bahkan infus yang sedang terpasang hendak dicabut nya.

BACA JUGA  Kongregasi PRR dan YPP SCTV-Indosiar Gelar Operasi Katarak Gratis di RSUD Naibonat

“Saat perawat kasih obat kami sempat bertanya, obat apa ini? Namun perawat tersebut malah membentak dan berkata minum saja jangan banyak tanya,” kata salah satu anggota keluarga LB yang tidak mau disebutkan namanya dalam ruangan pasien saat itu.

Lanjutnya, setelah diminum obat tersebut, LB sempat tertidur namun saat bangun responnya sudah berbeda.

“Pada saat bangun Mama sudah seperti orang gila, bahkan makanan yang tidak pernah dikonsumsi malah dengan lahap dimakan dan asal bicara,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan jika pelayanan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit sangat buruk, pasalnya sempat terjadi infus habis dari pukul 09.00 baru di ganti pada pukul 14.00 WITA.

BACA JUGA  Ini Pesan Paus Fransiskus pada Misa Sabtu Vigili

Menurut alo dokter.com, Alprazolam adalah obat penenang untuk mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan panik. Obat ini biasanya digunakan untuk pengobatan jangka pendek. Alprazolam hanya boleh digunakan sesuai resep dokter.

Alprazolam bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas zat kimia alami GABA (gamma-aminobutyric acid) di sistem saraf pusat. GABA sendiri memiliki fungsi untuk menekan aktivitas otak. Dengan begitu, alprazolam dapat menghasilkan efek tenang sehingga gejala gangguan kecemasan dan gangguan panik dapat mereda.

Pasien LB sendiri dirujuk dari rumah sakit TNI empat hari yang lalu karena infeksi paru-pau, sakit tenggorokan dan lambung dan sesak napas.

BACA JUGA  Bupati Malaka Mutasi Tenaga Auditor Inspektorat Tanpa Kajian Logis-Analisis

Namun setelah dicermati obat yang diberikan oleh perawat RSUD atambua diruang Flamboyan I bukan merupakan obat untuk penyakit tersebut namun obat penenang untuk mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan panik.

“Kenapa bidan tersebut kasih obat ini, apakah mama kami ini gila? Dan apakah dokter yang menganjurkan. Kami berharap pihak RSUD dapat bertanggung jawab dengan kejadian ini,” tutupnya.

Untuk diketahui saat pasien tersebut dikunjungi awak media, pasien LB masih mengalami halusinasi dan terlihat menggigil. Sedangkan menurut keluarga yang menjaga di RSUD Sebelumnya tidak seperti itu.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!