PENJABAT WALI KOTA BUKA PELATIHAN KADER POSYANDU SE-KOTA KUPANG

- Editor

Selasa, 15 Agustus 2023 - 05:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, News.Matatimor – Net : Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, membuka kegiatan Pelatihan Kader Pos Pelayan Tepadu (Posyandu) se-Kota Kupang Tahun 2023, Senin (14/8).

Pelatihan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang tersebut dihadiri oleh Penjabat Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Yohana A. Hadjoh – Hermanus, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal-Informal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ros Dethan, Ahli Gizi Puskesmas Alak dan Badan Pengurus TPKK Kota Kupang.

Dalam sambutannya Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, menekankan bahwa para kader posyandu jangan hanya bekerja sama dengan TP PKK saja, tapi perlu membangun kerja kolaborasi dimulai dari tingkatan paling rendah ke tingkatan paling tinggi. Baik itu kelurahan, RT, RW, perguruan tinggi yang paham tentang gizi seperti Poltekes Kesehatan, Universitas Nusa Cendana Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), pihak swasta seperti para pengusaha yang menjual makanan sehat agar dapat bekerja sama dalam melakukan pelatihan-pelatihan yang membantu dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, membantu pengetahuan ibu-ibu muda yang belum atau akan memiliki anak.

BACA JUGA  Setelah Dipolisikan Atas Dugaan KDRT, Kadis Perhubungan Belu Diadukan Lagi ke DPRD Gegara Ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dikatakan dengan adanya kerja kolaborasi maka ibu-ibu akan mendapat pengetahuan yang lebih banyak tentang gizi untuk anak, gaya hidup bersih dan sehat, pola asuh anak yang baik, cara mengelola pangan yang bergizi dan enak. “Kunci dari keberhasilan kita dalam menangani stunting dan gizi buruk adalah kerja kolaborasi di setiap tingkatan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, George mengucapkan terima kasih untuk TP PKK Kota Kupang, Dinas Kesehatan, dan kader posyandu se-Kota Kupang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Dia berharap kegiatan pelatihan ini ke depannya dapat rutin dilakukan dan mengajak semua lembaga terkait untuk kerja kolaborasi.

BACA JUGA  Tampil Sederhana Menggunakan Kaos Warna Hitam dan Sendal, Kapolres Belu mengelilingi Pasar Halilulik.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Yohana A. Hadjoh – Hermanus menyampaikan bahwa sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas merupakan modal utama dalam pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang menjadi tiga pilar yang sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan adalah menumbuhkembangkan posyandu. Posyandu menurutnya adalah salah satu bentuk upaya kesehatan sumber daya masyarakat yang sudah menjadi milik masyarakat.

Untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu diperlukan pelatihan kader posyandu dalam menjawab kebutuhan tersebut. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat khususnya bayi, balita, dan ibu hamil serta ibu nifas. Dia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin Penggerak Kota Kupang dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan pelatihan, Yosina Pallo, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa posyandu merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tujuan utama posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat. Terdapat 330 posyandu dengan 1650 kader posyandu yang tersebar dalam 51 kelurahan yang ada di Kota Kupang.

BACA JUGA  Menteri ATR/Kepala BPN: Bakat Terpendam Perlu Dikembangkan

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak. Setelah mengikuti pelatihan ini para kader posyandu diharapkan mampu mengelola posyandu dengan baik, memahami kesehatan ibu dan anak, melakukan penyuluhan terkait kesehatan, seta menggerakkan masyarakat untuk ikut serta dalam setiap kegiatan yang dilakukan posyandu. Pelatihan akan berlangsung selama 2 hari sejak Senin (14/8) hingga Selasa (15/8) bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!