Pemuda Minta APH periksa Kades & Pengelola Bumdes Renrua

- Editor

Jumat, 2 Desember 2022 - 05:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Tilap Dana Bumdes, Pemuda Renrua Minta APH Periksa Kepala Desa Dan Pengelola BUMDES Desa Renrua

Belu, 01/12/2022 news.matatimor.net – Tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) masih merajalela di berbagai daerah. Hal ini baik dilakukan secara sengaja ataupun tidak sengaja oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Yasintus Aryanto Opat, salah seorang pemuda Desa Renrua kepada media ini menerangkan,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alokasih dana desa untuk Bundes tahun anggaran 2017 sebanyak 75.000.000, Terang Yanto, saat dikonfirmasi Media ini via WhatsApp.

BACA JUGA  Paus Fransiskus: 'Perang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan'

Yanto menilai, sejauh ini Pengelolaan Dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) tersebut terkesan mangkrak, “Dana BUMDES yang dikelolai oleh 3 orang badan pengurus BUMDES sejauh ini pengelolaannya tidak berjalan lagi, Tutur Yanto.

Lanjut Yanto, “3 orang pengurus BUMDES tersebut sempat membuka kios besar di samping kantor desa dengan mengunakan dana yang bersumber dari Dana Desa tahun 2017 lalu. Namun kios tersebut sudah bangkrut”

Yanto pun menambahkan, sejak diadakannya usaha BUMDES yang bersumber dari Dana Desa tersebut hingga saat ini tidak transparan sebab tidak ada pertanggungjawaban dari para pengelola BUMDES Desa Renrua.

BACA JUGA  Kolaborasi Orang Tua Siswa Bangun 3 Ruang Sanitasi di UPTD SD Inpres Lili

“Pertanggung jawaban perkembangan keuangan BUMDES setiap tahun tdk ada,” Tambanya.

Mengenai kelalaian pengelola BUMDES Desa Renrua tersebut, Yanto dan keempat rekannya telah melaporkan ke berbagai instansi terkait yang berwenang menangani masalah ini.

Namun sejauh ini, laporan tersebut tidak ditanggapi. “Masalah ini sudah kami sampaikan kepada DPRD, BPMD, dan lembaga Audit Pemerintah (INSPEKTORAT) Kabupaten Belu, pada tanggal 5 Juli 2022 dan tanggal 22 Agustus 2022 lalu, Jelas Yanto saat ditanyai awak media ini.

Namun, Lanjut Yanto, “tidak ada tim yg turun untuk membantu meyelesaikan masalah tersebut, Sehingga pada tanggal 9 November 2022 kami megajuhkan lagi laporan ke Bapak Bupati Belu, ketua INSPEKTORAT kabupaten Belu dan kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Resort Belu,” Tandasnya.

BACA JUGA  TNI ADALAH KITA

Yanto berharap, pemerintah segera mengambil tindakan solutif dan mengaudit semua Anggaran yang bersumber dari Dana Desa di Desa Renrua.”Harapan kami masyarakat desa Renrua kepada pemerintah Kabupaten Belu melalui Lembaga Inspektorat Daerah Kabupaten Belu, untuk segera mengambil tindakan untuk turun Audit di Desa Renrua,”(TIM)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!