NTT Dapat 14 Kantor Pos Baru, Komdigi Pastikan Rakyat di Ujung Negeri Tak Terlupakan

Layanan Pos dan Bantuan Sosial Kini Lebih Dekat

- Editor

Senin, 10 November 2025 - 04:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, kehadiran Kantor Cabang Pembantu Layanan Pos Universal (KCP LPU) merupakan bagian penting dari amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyaluran BLT bagi jutaan keluarga penerima manfaat. Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, kehadiran Kantor Cabang Pembantu Layanan Pos Universal (KCP LPU) merupakan bagian penting dari amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyaluran BLT bagi jutaan keluarga penerima manfaat. Foto: Humas Kemkomdigi

92 Kantor Pos Baru Resmi Beroperasi: Komdigi Pastikan Layanan dan Bantuan Sosial Kian Dekat ke Rakyat

Jakarta, matatimor.net — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meresmikan 92 Kantor Cabang Pembantu Layanan Pos Universal (KCP LPU) baru yang tersebar di berbagai wilayah terpencil Indonesia. Langkah ini menegaskan komitmen negara dalam memperluas jangkauan layanan publik dan memastikan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sampai ke tangan penerima manfaat tepat waktu.

Peresmian dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di KCP PosIND Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (9/11/2025).

“Penambahan 92 KCP LPU ini merupakan bagian dari amanat Bapak Presiden Prabowo Subianto agar penyaluran BLT bagi 35 juta keluarga penerima manfaat dapat selesai pada akhir November,” jelas Meutya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tambahan tersebut, total KCP LPU di seluruh Indonesia kini mencapai 2.460 kantor. Tiga provinsi dengan penambahan terbanyak adalah Nusa Tenggara Timur (14 kantor), Kalimantan Timur (9 kantor), dan Lampung (9 kantor).

BACA JUGA  Guru Bisa Bernapas Lega: Aturan 24 Jam Dirombak Total pada 2026!

Meutya menegaskan, pembangunan KCP LPU bukan hanya soal memperluas jangkauan layanan pos, tetapi juga strategi untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah.

“Harapannya, ekonomi lokal bisa tumbuh dan kantor pos di wilayah itu nantinya mandiri, tidak lagi bergantung pada subsidi pemerintah,” ujarnya.

PT Pos Indonesia: Negara Hadir Lewat Layanan Universal

Pelaksana tugas Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan bahwa pembukaan KCP LPU adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga akses publik hingga wilayah paling terpencil.

“Kalau dilihat dari sisi bisnis semata, tentu sulit bagi Pos Indonesia untuk membuka kantor di seluruh pelosok. Karena itu, pemerintah hadir melalui Komdigi agar layanan universal tetap berjalan,” kata Haris.

Ia juga menjelaskan inisiatif “KCP LPU Merdeka”, yakni program yang mendorong setiap kantor cabang untuk mandiri secara finansial dan berkontribusi pada ekonomi lokal.

“Jika pendapatannya sudah surplus, statusnya akan naik menjadi kantor pos konvensional. Dana pemerintah kemudian bisa dialihkan untuk membuka layanan baru di daerah lain,” tandasnya.

Langkah Strategis Menuju Indonesia Terhubung 2045

Pembukaan 92 kantor baru ini merupakan bagian dari strategi Indonesia Terhubung 2045, yang menargetkan pemerataan layanan publik digital dan sosial hingga tingkat desa. Program ini juga memperkuat konektivitas antara pemerintah, masyarakat, dan sektor ekonomi di seluruh pelosok negeri.

BACA JUGA  Hindari Kekeliruan, Pemdes Leuntolu Adakan Kartu Kontrol Penyaluran BLT

Kehadiran KCP LPU diharapkan tidak hanya memperlancar distribusi BLT dan layanan pos, tetapi juga menjadi pusat ekonomi rakyat baru di banyak daerah pedesaan dan kepulauan.

“Negara harus hadir hingga titik terjauh republik ini. Dari Sabang sampai Rote, setiap warga berhak atas layanan publik yang setara,” pungkas Meutya Hafid.

Redaksi: matatimor.net
Editor: Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Berita Terbaru

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

error: Content is protected !!