MENDAGRI : Kesejahteraan dipenuhi, Korupsi ASN bisa dikurangi

- Editor

Jumat, 3 Juni 2022 - 09:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, matatimotnews.(InfoPublik) – Korupsi di tingkat Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dikurangi dengan syarat kesejahteraan mereka dipenuhi.

Sejumlah negara maju sudah berhasil menjalankan pencegahan korupsi oleh pegawainya, salah satunya New Zealand.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, melalui keterangan tertulis, Kamis (2/6/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tito, hal itu berdasarkan pengalamannya sekolah di New Zealand dan mengamati perilaku korupsi di sana.

BACA JUGA  Kemendikbudristek Dorong Inovasi SMK PK Bisa Diserap Pasar

“Di negara tersebut, sekali warganya korupsi maka tidak bisa menikmati apapun fasilitas yang diberikan untuk masyarakat. Di mana fasilitas itu mulai dari taman hingga pusat perbelanjaan,” kata Tito.

Tito mengatakan jika kebutuhan dasar ASN bisa terpenuhi, maka mereka akan mengurungkan niat untuk bermain kotor.

“Gaji ASN dipikirkan, Take Home Pay-nya cukup, baik gaji maupun tunjangan lain. Untuk cicil rumah, kendaraan, bisa nabung untuk liburan, ngapain lagi kita harus aneh-aneh,” ujar Tito.

BACA JUGA  Daftar Residen Kolonial Belanda di Timor sejak Abad 16

Tito menegaskan, kejahatan tidak akan membayar apapun alias hanya membuat pelakunya kehilangan semua yang dimiliki.

“Tapi jadinya crime does pay ketika kesejahteraan mereka tidak dipenuhi. Mereka akan cari-cari dan menghitung keuntungannya,” ucapnya.

Tito menambahkan, seluruh manusia termasuk ASN ingin berlaku baik dan bersih, sehingga peningkatan kesejahteraan jadi salah satu cara menekan perilaku buruk tersebut.

BACA JUGA  Seluruh Aparatur Negara dan Pensiunan Terima Gaji 13

“Kalau mau membuat ASN tidak korupsi, maka penuhi kesejahteraannya. Tapi, kalau sudah dipenuhi belum tentu dia ngga korupsi juga. Tapi setidaknya, kalau tidak dipenuhi, susah diharapkan dia akan bersih,” tambahnya.

Foto: ANTARA

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!