Mahasiswa STKIP Sinar Pancasila Betun adakan Wisata Ilmiah

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 01:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Implikasi Mata kuliah manajemen pariwisata, Mahasiswa STKIP Sinar Pancasila Betun adakan Wisata Ilmiah.

Belu – matatimornews- Kegiatan wisata ilmiah yang diadakan oleh Progran Studi Pendidikan Sejarah, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sinar Pancasila Betun di Benteng Tujuh lapis Desa Diruk, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu. Kegiatan tersebut merupakan implikasi dari Mata kuliah Manajemen pariwisata. Wisata Ilmiah yang dihadiri oleh 50 mahasiswa/i serta para Dosen program studi (Prodi) Pendidikan sejarah ini dilaksanakan di Desa Diruk, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu sejak 18-20 Maret 2022.

Heribertus Kamang, Dosen Pengampuh Mata Kuliah Menajemen Pariwisata, Saat diKonfirmasi Media ini menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan wisata ilmiah ini untuk menggali sejarah tentang benteng tujuh lapis yang letaknya 1 KM dari Fulan Fehan Desa Dirun.

BACA JUGA  Delapan Paduan Suara Meriahkan Pesparawi HUT ke-2 GMIT Klasis Fatuleu Barat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih Lanjut, Ketua Program Studi Pendidikan sejarah STKIP Sinar Pancasila Betun, Antonius Bere S.Fil, MH. mengatakan, “kegiatan ini bisa menambah wawasan mahasiswa tentang potensi pariwisata dan kearifan lokal yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya dan Pulau Timor khususnya.

Secara terpisah Ketua program studi, Antonius Bere. S.Fil mengataka. “kegiatan ini bisa menambah sumber belajar sejarah bagi generasi muda terutama yang berkaitan dengan sejarah lokal yang belum diketahui publik. Wisata ini juga sebagai media untuk Promosi potensi wisata lokal yang ada di NTT, ” Jelas Dosen yang akrab di sapa Toni Bere.

BACA JUGA  Menjelang Pemilu 2024, Lapas Atambua - Belu Canangkan Pakta Integritas dan Ikrar Netralitas ASN

Lanjutnya “kegiatan wisata ilmiah ke benteng tujuh lapis ini merupakan Implementasi dari Mata kuliah Manjemen pariwiata.”

“kegiatan wisata ilmiah seperti ini merupakan gambaran kepada pembaca bahwa pelajaran sejarah itu tidak hanya berada di kelas dan tentang semua penelitian yang ada di buku, melainkan sebuah Ilmu yang sangat kompleks dan sangat menarik jika dipoles dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Melalaui kegiatan Wisata Ilmiah yang diadakan oleh Prodi Pendidikan Sejarah STKIP SPB merupakan bentuk nyata dalam mempromosi wisata lokal serta bagian dari dukungan nyata, Ketusnya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Pentakosta

Marsela Makleat, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan wisata ilmiah tersebut, saat di Konfirmasi melalui Whats App, Menuturkan, “Melalui kegitan seperti ini kami sebagai mahasiswa bisa mengetahui dan bisa terjun lansung di tempat-tempat bersejarah yang ada di NTT.”

Lanjut Sela, “Kita sebagai generasi muda harus turut ambil bagian dalam mempromosi tempat bersejarah di NTT yang saat ini sudah menjadi tempat favorit semua orang. Dan juga sebagai tempat yang menarik wisata luar negeri,” Pungkasnya.TK

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!