Kotbah Katolik Minggu 11 Agustus 2024

- Editor

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 22:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu 11 Agustus 2024, oleh Rm. Chris Taus, Pr. Paroki Sta. Helena Camplong.

Sudah tiga Minggu berturut-turut bacaan-bacaan Kitab suci baik Perjalanan Lama dan Baru, menyuguhkan kepada kita soal: MAKAN MAKANAN ROTI.

Tentang hal makan ada satu prinsip hidup begini: MAKAN UNTUK HIDUP, BUKAN HIDUP UNTUK MAKAN. Meski demikian, kerap kali terjadi banyak orang hidup untuk makan saja (orang-orang malas). Akibatnya orabg lupa akan tujuan hidupnya, dan terjadi kegemukan.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Tetapi terlepas dari itu smua, makan itu penting, supaya kita kuat dan sehat. Bisa bekerja, dan tetap ingat. Makanlah secukupnya saja, tidak usah paksa diri, hitung-hitung dengan kondisi tubuh.

Rasul Paulus berbicara agak keras soal makan ini. Terutama mereka yang hidup hanya untuk makan saja. Kepada umat di Tesalonika, Paulus menulis: barangsiapa TIDAK BEKERJA JANGAN IA MAKAN (2 Tes,3,10). Artinya hakekat hidup manusia adalah bekerja dan Paulus seorang rasul pekerja keras supaya bisa makan.

BACA JUGA  Doa yang Baik adalah Doa yang Keluar dari Hati

Karena tujuan akhir hidup kita adalah: Allah maka hendaknya kita selalu arahkan hidup kita kepada hidup dalam Allah. Sejarah keselamatan mencatat bahwa Tuhan pelihara dan terlibat dalam hidup kita dengan memberikan kita makan Dan makanan yang Tuhan berikan kepada kita ialah MAKANAN ROTI. Awalnya Roti jasmani ke Roti Rohani yakni Roti hidup, Ekaristi Kudus.

  • Dalam ziarah hidup Israel dari Mesir ke Tanah Terjanji. Allah perintahkan agar mereka hanya bawa Roti Tak berbagi. Ketika mereka lapar dan haus, Allah beri mereka ROTI MANNA dari Surga. Mereka makan kenyang, kemudian lapar lagi dan mati. Selanjutnya Allah punya cara tersendiri untuk tetap pelihara bangsa ini agar mereka sampai Tanah Terjanji.
  • Yesus kemudian dalam pengajaranNya selalu angkat kembali peristiwa Roti Manna ini untuk berbicara perihal Roti Hidup yang tahan untuk hidup yg kekal.
  • Yesus buat mukjizat perbanyak 5 ketul Roti jelai dan 2 ekor ikan (roti jasmani) untuk beri makan 5000 orang.
BACA JUGA  Perbedaan Idulfitri, Menag Imbau Umat Islam Jaga Ukhuwah Islamiah


Dengan mukjizat perbanyak Roti ini Yesus perlahan lahan mengantar mereka untjk makanan yang bertahan untuk hidup yang kekal yakni Roti hidup dalam Ekaristi Kudus. Ini yang menjadi inti pewartaan kabar gembira Injil miggu ini.

Yesus adalah Roti hidup yang turun dari Surga. Jikalau seorang makan Roti ini, ia akan hidup selamanya dan Roti yang Kuberikan ialah DAGING KU. Dan ketika Yesus berbicara tentang Roti Hidup adalah DAGING KU, orang-orang Yahudi bersungut. Bukankah dia ini seorang tukang kayu dan saudara saudara nya ada bersama kita?

BACA JUGA  Kapolda NTT Bertamu di Istana Keuskupan Atambua

PESAN IMAN:

  • kita memang butuh makanan jasmani dan rohani untuk hidup di dunia ini dan di akhirat kelak. Hidup di dunia ini hanya sementara. Maka hendaknya kita lebih tekun dan konsen untuk bekal hidup yang akan datang itu.
  • Selalu ada kerinduan untuk menerima Roti Ekaristi Kudus yang menjamin hidup yg kekal. Amen.

Selamat merayakan hari Minggu.. Tuhan berkati kita selalu.
MINGGU BIASA 19
2 Raj,19,4-8
Yoh,6,41-51

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan
Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi
​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:43 WITA

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!