Hampir Berulang Tahun, Korban Seroja di Belu sudah dua kali Mengungsi

- Editor

Rabu, 9 Februari 2022 - 01:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 41 KK dan 146 jiwa Korban Badai Seroja di Desa Tasain Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu harus mengungsi lagi akibat banjir yang merendam rumah-rumah warga yang diakibatkan dari hujan deras selama kurang lebih 2 jam.Selasa,08/02/2022

Sebagian besar korban adalah Lansi dan anak-anak yang terpaksa harus mengugsi keluar dari rumah masing-masing dan menyelamatkan diri di bahu jalan umum sambil mengamankan barang-barang miliknya sebelum di evakuasi oleh tim gabungan dari BPBD dan DINAS SOSIAL Kabupaten Belu.

BACA JUGA  Penuhi Keluhan Kelompok Tani Berupa Cangkul, Malah Kapolres Belu Adakan Sebuah Surprise

Salah satu korban bencana seroja satu tahun lalu Hendrikus Tulasi kepada media ini menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Belu yang berjanji untuk mau direlokasi para korban sesuai janji Pemda sejak tahun lalu,namun hingga saat ini janji itu tidak kunjung terealisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap kali hujan kami tidak bisa tenang,apa lagi kalau hujan pada malam hari tentu kami di hantui rasa gelisah dan hari ini terjadilah hujan beberapa jam dan rumah kami terendam banjir maka terpaksa kami kasih keluar barang-barang dan bawa ke pinggir jalan ini.ungkap Hendrikus

Lanjutnya,ini sudah ada orang dari kabupaten dan tadi kami diminta untuk berkumpul ke gereja GMIT Solavide Motamaro.jadi kami minta pemerintah tolong tepati janjinya untuk segera merelokasi kami dari tempat ini sehingga kami bisa tenang dari keadaan ini kalau tidak maka kami pasti akan terus begini.tutupnya

BACA JUGA  Menekan dan Mengatasi Tingkat Kenakalan Remaja, Kapolsek Tasbar : Rencanakan Kerjamu dan Kerjakan Rencanamu

Turut menyerahkan bantuan :
1.Pihak Gereja Solavide berupa :

  • beras 25Kg dan aqua 10 dos
    2.Bupati Belu Agus Taolin
  • 43 dos Eko Mie
    3.BNPB :
    -Masker 4 Ball
    -Air mineral 6 dos
    -Komfor HOCK 5 pcs
    -Makanan siap saji 8 dos
    -Ember 5 buah
    -Gayung 5 buah
    -Beras 60Kg
    4.Dinsos :
  • Enam tas Kids Baby
  • Tiga Spons Baby
  • Makanan siap saji (Biskuit)
  • Empat buah selimut

Turut evakuasi korban dilokasi desa tasain yaitu Kadis Sosial,Kabid BPBD,Camat Raimanuk,kepala Puskesmas Rafae dan Kapolsek Raimanuk bersama Kepala Desa Tasain.Wehaly

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!