Bergaya Preman, Oknum Polisi di Tasbar – Belu Aniaya Warganya

- Editor

Kamis, 17 Februari 2022 - 04:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bergaya Preman Salah Satu Oknum Anggota POLRI di Tasbar – Belu Aniaya Warganya

Oknum anggota Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bripka Valentinus Pada, yang bertugas sebagai Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat, kembali menganiaya warga desa Naitimu HH (34) pada Selasa 15/02/2022.

Oknum Anggota Polisi di Kecamatan Tasifeto Barat ini yang seharusnya melayani dan mengayomi warganya mendadak berubah perilaku bergaya preman hingga harus mencederai warganya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Ini Yang Diserahkan Dinas Sosial Belu Kepada Keluarga Koban Tersambar Petir di Desa Leuntolu

Diketahui sebelum kejadian tersebut Bripka Valentinus Pada yang merupakan Bhabinkamtibmas menganiaya warga desa Kornelis Klau, warga RT 1, RW 1, Dusun Batulu, Desa Lookeu, pada Senin siang, 14/02/2022.

Kepala Desa Lookeu, Kanisius Mauk, ketika dihubungi media ini pada Selasa malam membenarkan adanya kejadian itu. Bahwa, kemungkinan petugas Bhabinkamtibmas melakukan hal itu lantaran menilai Kornelis Klau tidak mengindahkan 2 (dua) kali panggilan oleh Ketua RT 3, Dusun Klau Halek.

“Saya dianiaya tadi malam sekitar pukul 20:30 WITA dipinggir jalan raya, Dusun Helibaurenes, Desa Naitimu, Bripka Valentinus Pada melakukan penganiayaan terhadap saya dengan menggunakan 1 (satu) buah batu dengan cara memukul dan melempar,” kata korban penganiayaan Warga desa Naitimu HH.

BACA JUGA  Presiden: Tindak Tegas ASN yang Pamer Harta dan Kekuasaan

Lanjutnya Bripka Valentinus Pada menendang di dada sebanyak 2 (dua) kali, memukul Pundak bagian belakang sebanyak 1 (satu) kal dan melempar menggunakan batu sebanyak 1 (satu) kali dan mengenai pergelangan tangan kiri.

“Pak Valen melakukan penganiayaan terhadap saya karena rasa dendam, yang mana antara saya dan pak Valen penah mempunyai masalah (dugaan perzinahan) dan telah disesaikan secara damai di Mapolsek Tasseto Barat dan telah dibuatkan Surat Pernyataan,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Malaka Mutasi Tenaga Auditor Inspektorat Tanpa Kajian Logis-Analisis

HH berharap agar terhadap Bripka Valentinus diberikan sanksi tegas dari institusi Kepolisian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi baik terhadap dirinya maupun terhadap orang lain.

“Saya memohon agar masalah ini dapat diselesaikan secara aturan dinas Kepolisian yang berlaku, dan apakah dibenarkan dalam aturan Dinas Kepolisian seorang Anggota Polisi melakukan penganiayaan. Setahu saya tidak dibenarkan dalam aturan Instansi Kepolisian RI karena setahu saya tugas seorang anggota Polri adalah Melindung, dan mengayomi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!