Akibat Hujan dan Angin,Warga Kecamatan Raimanuk-Belu Terancam Gagal Panen

- Editor

Rabu, 4 Januari 2023 - 08:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua,matatimornews Rabu,04/01/2023
Tingginya curah hujan dan angin yang melanda Propinsi NusaTenggara Timur (NTT) mengakibatkan tanaman jagung masyarakat di Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu terancam gagal panen.

Beberapa Desa yang berada di Kecamatan Raimanuk ini terancam gagal panen dan akan berdampak pada kelaparan bagi masyarakat yang letak geografisnya berada di pegunugan.

Pasalnya,masyarakat di beberapa desa seperti Renrua,Mandeu Raimanus,Faturika dan Dua Koran,rata-rata mata pencaharian masyarakat itu adalah petani ladang.

BACA JUGA  Berkolaborasi Ringankan Beban Sesama, Polres Belu Bersama TNI, Kejaksaan dan ATC Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Dua Kecamatan

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Akibat dari hujan disertai angin deras yang melanda beberapa hari terakhir mengakibatkan warga masyarakat di ke 4 desa tersebut terancam mengalami gagal panen dikarenakan tanaman jagung yang rusak belum tiba saatnya untuk panen.

Melihat akan peristiwa alam tersebut,Antonius Tae Ketua Korcab Partai Golkar Kecamatan Raimanuk melalui pesan whatsappnya kepada media ini berharap ada tindakan lain dari Pemda Belu terkait bencana alam tersebut.

BACA JUGA  Jumat Curhat, Kapolsek Tastim Imbau Umat Muslim Jaga Toleransi

Saya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Belu sigap mengambil langkah lain untuk mengantisipasi ancaman gagal panen yang di alami masyarakat ini,karena keadaan saat ini hujan dan angin masih saja belum berhenti dan ini akan sangat berdampak buruk bagi masyarakat di beberapa desa ini.Ungkap Anton

Selanjutnya,Mengingat saat ini masih ada curah hujan yang cukup jadi harap Pemda dalam hal ini dinas terkait boleh menyediakan benih umur pendek lain seperti kacang hijau dan lain yang mungkin bisa ditanam lagi oleh masyarakat sebagai pengganti.

BACA JUGA  Aku adalah Masa dan Waktu | Puisi Heronimus Bani

Jagung para pertani ini semuanya rata dengan tanah dan bisa dilihat sepanjang jalan dari desa Dua Koran hingga Mandeu Raimanus dan rata-rata jagung yang terhempas oleh angin ini belum saatnya untuk dipanen.tutup Ketua Korcab Partai Golkar Kecamatan Raimanuk tersebut.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!