ADA APA DENGAN KANCIL ?

- Editor

Minggu, 27 Desember 2020 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kancil yang sangat ramah. Setiap kali bertemu Singa, dia selalu tersenyum ceria, sampai Singa terpesona padanya. Saat bertemu Gajah, dia pun tersenyum manis, sampai-sampai Gajah rindu saat sehari saja tidak bertemu. 

Begitu pula dengan Buaya, hatinya selalu berbunga-bunga saat melihat senyum Kancil. Semua binatang di hutan menyukai Kancil, mereka senang bersahabat dengannya. Tapi, suatu hari, ada sesuatu yang aneh. Semua binatang tidak lagi mendapati senyum Kancil. 

“Hai, Kancil,” sapa Singa. Kancil yang biasanya menyapa dulu, kini hanya diam dan terus berjalan tanpa membalas sapaan Singa. Dia juga menutup mukanya menggunakan masker. “Kancil, kenapa, ya?” pikir Singa sambil menatap Kancil yang berlalu dari hadapannya. “Hai, ada apa,” seru Gajah menghampiri Singa tiba-tiba. “Kancil,” ujar Singa. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Lembar Kerja Siswa Pendidikan Agama Katholik SMP Kelas VII

“Ada apa dengannya? Seharian aku belum melihatnya,” kata Gajah. “Kancil, tidak tersenyum,” kata Singa. “Masa, sih, kamu punya salah mungkin,” balas Gajah. “Sepertinya, tidak kok,” ujar Singa. Gajah menjadi penasaran. Dia mengajak Singa ke rumah Kancil. Ketika di dekat sungai, mereka mendapati Buaya yang sedang menangis. 

Mereka pun segera mencari tahu penyebabnya. “Kancil, tidak menepati janji untuk membantuku mengerjakan tugas sekolah,” kata Buaya. “Kancil, sungguh berubah,” ujar Singa. Selain ramah, Kancil juga terkenal sangat baik hati. Dia suka membantu siapa saja yang sedang membutuhkan bantuan. Seperti, membantu Buaya mengerjakan pekerjaan rumah. 

Tapi, tidak hari ini, Kancil tidak ada kabar. Singa dan Gajah menghibur Buaya dengan cerita-cerita lucu. Buaya pun berhenti menangis, dia segera mengusap air matanya. Mereka tertawa riang, tapi ketika mengingat Kancil, mereka menjadi sedih. Mereka tidak tahu kenapa Kancil bersikap dingin. Sebab itu, mereka memutuskan tetap pergi mengunjungi Kancil. 

BACA JUGA  Sekolah Rakyat & Sekolah Garuda, ini bedanya!

Sesampainya di rumah Kancil, mereka tidak bertemu dengannya. Hanya ada rumah yang sunyi seperti tak berpenghuni, tidak ada suara apa pun.  Mereka meninggalkan rumah dengan perasaan kecewa. Malam sudah sangat larut, Gajah kembali mengunjungi rumah Kancil. Dia ingin tahu keadaan sahabatnya itu. Perlahan Gajah mengendap-endap mengintip Kancil. 

Dia melihat asap mengepul keluar dari cerobong. Rupanya Kancil sedang berada di dekat perapian. Padahal suasana malam saat itu sangatlah panas. “Haaacim,” terdengar suara bersin. “Kancil, flu,” pikir Gajah. Gajah sangat kasihan melihat Kancil, dia segera mengambil obat dan memberikannya pada Kancil. Awalnya, Kancil enggan membukakan pintu. Dia takut Gajah akan tertular. 

BACA JUGA  Presiden Prabowo Turun Tangan! Dua Guru Luwu Akhirnya Direhabilitasi

Tapi, Gajah tetap memaksa. Kancil segera minum obat, dan tertidur pulas. Matahari malu-malu menerobos jendela, membangunkan Kancil dari tidurnya. Gajah membantu menyiapkan makanan untuk Kancil, Singa, dan Buaya membawakan sekeranjang mentimun. Kancil sembuh, dia tersenyum bahagia. “Terima kasih, kalian sahabatku yang sangat baik,” kata Kancil. Gajah, Singa dan Buaya sangat gembira, melihat Kancil kembali tersenyum.   

Biodata penulis: Yuli Kismawati, lahir di Banyumas, 14 Juli 1988. Pernah kuliah di Fakultas Pendidikan Guru PAUD, UMP. Aktivitas sehari-hari adalah sebagai Ibu Rumah Tangga. Aktif menulis buku bacaan dan aktivitas anak. Kini tinggal di RT 02 RW 02 Desa Sokawera Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Jateng 53162. Email : famastakw.2010@gmail.com..

Sumber: https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=249900921

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Kabar Gembira! Kemendikdasmen Kucurkan Rp14 Triliun untuk Guru Non-ASN di 2026
Ini Link Alternatif Download Installer Dapodik 2026.b
Membaca Hasil TKA dari Ruang Kelas! Bukan dari Kursi Penilai
Bicara Itu Ada Seninya – eBook Praktis untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi
Sosialisasi Pergub NTT soal Iuran Pendidikan, “Pergub Ini Harus Menjadi Cermin Bersama!”
Untuk Calon Mahasiswa, Catat Jadwal Penting Ini!
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:44 WITA

Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:00 WITA

Kabar Gembira! Kemendikdasmen Kucurkan Rp14 Triliun untuk Guru Non-ASN di 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:38 WITA

Ini Link Alternatif Download Installer Dapodik 2026.b

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:44 WITA

Membaca Hasil TKA dari Ruang Kelas! Bukan dari Kursi Penilai

Berita Terbaru

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

error: Content is protected !!