Jamin Kondusivitas Pemilu, 1.764 Personel Polres Belu Diterjunkan

- Editor

Selasa, 13 Februari 2024 - 09:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belu, News.Matatimor-Net : Guna amankan Pemilu Serentak, Polres Belu menerjunkan Sebanyak 1.764 personel dalam pengamanan Pemilu 2024 di wilayah kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Personel yang diterjunkan, gabungan dari personel Polri, TNi dan Linmas yang nantinya akan melaksanakan pengamanan di tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K saat menghadiri kegiatan pendistribusian logistik Pemilu 2024 menuju Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di wilayah Kabupaten Belu, senin 12/02/2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk penggunaan personel yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024 berjumlah 1.764 personel yakni terdiri dari Polri sebanyak 402 personil, TNI 30 personil dan Linmas sebanyak 1332 orang”ungkap Kapolres Belu kepada tamu undangan dan awak media.

“Dimana komposisinya daerah berdasarkan SOP dari Mabes Polri, kurang rawan, rawan dan sangat rawan. Untuk kurang rawan ada 613 TPS, dengan personel pengamanan sebanyak 194 personel dan linmas 1226 personel. Yang rawan ada 53 TPS dengan personel pengamanan sebanyak 53 personel dan linmas 106 orang”ungkap Kapolres Belu.

BACA JUGA  Ini Lima Kesepakatan Indonesia - Timor Leste

“Sementara kondisi sangat rawan, dari data intelejen dan sesuai dengan standar SOP dari Mabes Polri untuk Daerah Kabupaten Belu tidak ada”tambah Kapolres Belu.

Untuk Pola pengamanan TPS lanjut Kapolres Belu, yang dikategorikan rawan ditempatkan 2 personil anggota Polri untuk 6 TPS dan 22 Linmas.

“Sementara untuk TPS rawan pola pengamanan 2 anggota Polri, 2 TPS dan 4 anggota Linmas. Untuk TPS sangat rawan dengan pola pengamanan 2 anggota Polri 1 TPS 2 orang Linmas. tapi di Kabupaten Belu kita tidak memilik TPS yang sangat rawan,”Ungkap Kapolres Belu.

Selain itu, kata Kapolres Belu, untuk pembagian rayonisasi pengamanan pemilu 2024 di Kabupaten Belu, Polres Belu membagi dalam 3 rayon antara lain Rayon pertama, Polres Belu, Polsek Tasifeto Timur dan Polsek Kakuluk Mesak.

BACA JUGA  MIRIS! Sudah 4 Bulan Korban Kebakaran di Belu Tinggal di Gubuk Orang

Kemudian Rayon dua, Polsek Tasifeto Barat dan Polsek Raimanuk. Sedangkan Rayon Tiga, Polsek Lasiolat, Polsek Raihat, dan Polsek Lamaknen.

“Jadi kita membagi 3 rayon agar lebih mudah mengidentifikasi segala bentuk gangguan yang ada. Dan Pemploting personil berdasarkan rayon ini dalam pengamanannya akan berkolaborasi dengan petugas KPPS, Linmas dan Pengawas TPS”ungkap Kapolres Belu.

“Kami sudah buatkan data riil, ketika terjadi permasalahan bisa saling komunikasi satu dengan yang lainnya,”tambahnya.

Masih dalam sambutannya, Kapolres Belu menyampaikan data perkembangan soal perekaman e KTP yang berlangsung di Kabupaten Belu dimana pelaksanaannya di bantu mobilisasi oleh Polres Belu.

“Untuk Bapak Bupati ketahui, Masyarakat yang tinggalnya jauh kami melakukan mobilisasi dengan menggunakan kendaraan Polri agar mereka bisa melakukan perekaman e KTP”tutur Kapolres Belu.

BACA JUGA  Presiden : PPKM Dicabut, Bansos Tetap Berlanjut

“Walaupun kemarin, kami sudah membantu melakukan mobilisasi kepada masyarakat yang melakukan perekaman e KTP, namun sampai dengan H-3 masih tersisa 1061 orang yang belum dilakukan perekaman e KTP.. Kemudian ada juga TPS yang tidak mendapatkan aliran listrik, kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan kami akan berupaya untuk meminjamkan Genset”pungkasnya.

Untuk diketahui, pemberangkatan logistik untuk 12 Kecamatan dilepas secara resmi oleh Bupati Belu, Kapolres Belu, Wakil Bupati Belu, Ketua KPUD Belu, Perwakilan Forkopimda Belu, Perwakilan Bawaslu Belu, insan pers serta tamu undangan lainnya.

Pengiriman logistik dari gudang logistik KPU menuju PPK, menggunakan jasa pihak ketiga yakni PT Pos Indonesia Cabang Atambua dengan mendapat pengawalan ketat personil Polres Belu yang terlibat dalam operasi Mantap Brata Turangga 2023-2024

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!