10 Sekolah di Ambon Fokus Terapkan Muatan Lokal Musik

- Editor

Minggu, 15 Mei 2022 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 Sekolah di Ambon Fokus Terapkan Kurikulum Muatan Lokal Musik

Sebanyak 10 (Sepuluh) sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP) di Kota Ambon menjadi fokus penerapan kurikulum muatan lokal wajib pendidikan musik.

“Sebanyak 10 sekolah itu ada di 10 destinasi wisata musik di kota Ambon. Sebagai upaya terobosan untuk empertahankan ekosistem musik pada kota musik dunia” kata tim kurikulum muatan lokal wajib pendidikan musik kota Ambon, Pamela Mercy Papilaya, Minggu

BACA JUGA  Fortuna Cup 1 Segera digelar, Ini Tujuannya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pamela mengatakan alat musik tradisional ditetapkan dalam kurikulum muatan lokal tingkat SD yakni tifa, suling bambu, rebana dan ukulele.

Sedangkan untuk SMP yakni tifa, suling bambu, rebana, ukulele, totobuang, dan hawaiian

“kurikulum yang disiapkan dirancang ideal mungkin untuk menjawab kebutuhan musik Kota Ambon sebagai kota kreatif berbasis musik” katanya.

Ia menjelaskan, kurikulum mulok musik yang disusun tim telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan harus dilakukan pelatihan peningkatan bagi para pengajar.

BACA JUGA  Terapkan Kebijakan Kelautan Indonesia, Wapres Memberikan Kuliah Umum di Taruna Akademi-AL

Upaya tersebut dilakukan karena tenaga pengajar musik yang memiliki kualifikasi pendidikan hanya satu orang, sedangkan lainnya otodidak sehingga harus dilakukan peningkatan kapasitas, tambahnya.

Para guru katanya, akan dilatih membuat perangkat persiapan pembelajaran yakni menyusun bahan ajar, menyusun lembar kerja peserta didik, dan evaluasi pembelajaran agar memiliki kompetensi profesionalisme yakni kemampuan pedagogik yang berkualitas.

“selain itu dilakukan pendalaman materi dan pembelajaran inovasi, sehingga siswa bisa berkreasi dan pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, tetapi ke siswa” ujarnya

BACA JUGA  Uskup Amboina : Pertobatan Tanpa Perubahan Adalah Sia-Sia.

Ia menambahkan, Pemkot Ambon juga akan melakukan penambahan alat musik sesuai konsentrasi musik di setiap lokasi.

“kita akan bagi sesuai konsentrasi musik, misalnya ukulele, rebana, suling bambu dan lainnya, karena setiap sekolah memunyai ikon tersendiri, tetapi dalam kurikulum musik, akan diajarkan seluruh alat musik tradisional” katanya (ANTARANEWS)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

error: Content is protected !!