Tokoh Lintas Agama Sampaikan Aspirasi Umat kepada Presiden Prabowo

- Editor

Selasa, 2 September 2025 - 05:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden undang tokoh lintas agama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) bersama Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty (kedua kanan), Ketua Umum Matakin Budi Santoso Tanuwibowo (kedua kiri) dan Ketua Umum PHDI Wisnu Bawa Tenaya (ketiga kiri) serta tokoh lintas agama memberikan keterangan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025). Presiden Prabowo Subianto mengundang tokoh lintas agama, pimpinan serikat pekerja dan pimpinan partai politik untuk membahas situasi negara dan melakukan doa bersama. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)

Presiden undang tokoh lintas agama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) bersama Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty (kedua kanan), Ketua Umum Matakin Budi Santoso Tanuwibowo (kedua kiri) dan Ketua Umum PHDI Wisnu Bawa Tenaya (ketiga kiri) serta tokoh lintas agama memberikan keterangan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9/2025). Presiden Prabowo Subianto mengundang tokoh lintas agama, pimpinan serikat pekerja dan pimpinan partai politik untuk membahas situasi negara dan melakukan doa bersama. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)

Presiden Prabowo Subianto menerima para tokoh lintas agama di Istana Negara dalam suasana hangat dan terbuka. Para pemimpin organisasi keagamaan memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan aspirasi umat sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan bangsa.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa pertemuan tersebut lahir dari kebutuhan para tokoh agama untuk menyampaikan langsung aspirasi rakyat. “Kami ingin bertemu Presiden karena kami perlu menyuarakan aspirasi umat. Kami semua memiliki komitmen yang sama terhadap bangsa dan negara,” ujar Gus Yahya usai pertemuan, Senin (1/9/2025).

Ia menjelaskan, para tokoh agama menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan masyarakat secara langsung. Presiden Prabowo tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memberi jawaban sekaligus menunjukkan langkah nyata pemerintah bersama DPR RI. “Presiden menyampaikan gagasan secara komprehensif, mengekspresikan kecintaannya pada bangsa, dan menegaskan komitmennya. Itu membuka harapan baru bagi para tokoh bangsa,” tambahnya.

BACA JUGA  Startup hingga Investor Diajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Digital Bangsa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Yahya menekankan agar pemerintah cepat merespons aspirasi rakyat demi ketenangan masyarakat. Ia memastikan para pemimpin agama siap bersinergi dengan pemerintah dalam membina umat dan menjaga ketenteraman sosial. “Kami sepakat bangsa ini harus bersatu menghadapi tantangan bersama, sembari terus memohon pertolongan Tuhan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan komitmen Presiden Prabowo untuk rutin menggelar pertemuan serupa. “Beliau mengatakan semakin sering semakin baik, tentu dengan menyesuaikan kesibukan masing-masing,” jelas Gus Yahya.

BACA JUGA  Imigrasi Kelas II Atambua Menerbitkan 56 Paspor Merdeka (Gratis) di Hari Libur

Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Manuputty, menilai suasana pertemuan berlangsung akrab dan cair, mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang inklusif. “Pertemuan ini berjalan tidak formal. Presiden bahkan berulang kali mengatakan dirinya seakan bukan Presiden. Modal sosial seperti ini perlu didorong sampai ke daerah-daerah,” kata Jacklevyn.

Dalam forum itu, para tokoh agama juga menyampaikan kritik terbuka terkait pajak yang memberatkan rakyat, praktik korupsi, gaya hidup pejabat yang berlebihan, hingga kenaikan tunjangan DPR. Jacklevyn menyebut Presiden menanggapi kritik itu dengan terbuka dan menegaskan akan mendorong pengesahan undang-undang perampasan aset bersama DPR.

BACA JUGA  Ombudsman Menemukan 1000 NIK Invalid Penerima Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Belu

Selain itu, Presiden menjamin kebebasan berpendapat sebagai pilar demokrasi, namun ia mengingatkan agar kebebasan itu tidak disalahgunakan hingga merusak fasilitas publik. “Beliau menegaskan demokrasi tetap dijunjung tinggi, tapi jangan sampai kebebasan merugikan kita sendiri,” jelas Jacklevyn.

Pertemuan tersebut dihadiri 16 organisasi masyarakat Islam bersama tokoh lintas agama lainnya. Mereka menyampaikan aspirasi rakyat secara langsung kepada Presiden Prabowo sebagai bahan pertimbangan kebijakan ke depan.

Para pemimpin agama berharap forum semacam ini menjadi agenda rutin agar pemerintah lebih dekat dengan rakyat sekaligus memperkokoh persatuan bangsa di tengah tantangan kebangsaan.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!