Sukacita & tangis Haru Umat Stasi Oelbeba Sambut Diakon Baru Klemens Laot, SDV

- Editor

Selasa, 15 November 2022 - 09:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fatuleu – MatatimorNews – Penjemputan Diakon Klemens Laot, SDV, di kapela Sto. Bernardus Oelbeba, Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, pada Minggu 13/11/2022 Siang penuh dengan sukacita dan tangis haru.

Diakon Klemens Laot merupakan putra perdana Fatuleu – Stasi Sto. Berbardus Oelbeba – Paroki Camplong yang akan ditahbiskan menjadi imam Katolik di tahun 2023 mendatang.

Sebelumnya, pada tanggal 06 November lalu, Diakon Klemens Laot, SDV telah menerima tahbisan diakon dari Mgr. Edwaldus Martinus Sedu di Maumere.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Penjemputan diakon baru ini dilaksanakan di cabang pertigaan depan Kapela Sto. Bernardus Oelbeba. Diakon Klemens didampingi Pastor Paroki Sta. Helena Camplong, dan Dewan Pastoral Paroki Camplong. Rombongan berangkat dari Paroki di Camplong dan tiba di Kapela Oelbeba sekitar Pukul 10.00 WITA.

Umat stasi Oelbeba sudah menunggu dengan antusias. Diakon dan rombongan kemudian disambut dengan natoni, dilanjutkan dengan tarian bena-bena diringi nyanyian daerah setempat yang membuat suasana jadi hening penuh haru.

BACA JUGA  Seru! Partai Final Bola Voli OMK Paroki Oelami

Kemudian dilakukan pengalungan selendang kepada Diakon Klemens, Pastor Paroki, DPP, dan perwakilan keluarga dari Maumere.

Tangis haru tak terbendung dalam acara penjemputan itu. Tampak, Pastor Paroki Sta. Helena Lili – Camplong, RD Ansel Leu, tak mampu membendung rasa harunya. Tangis haru itu karena Diakon Klemens Laot adalah Calon Imam Katolik yang adalah anak yatim, yang selama ini tinggal bersama neneknya.

Selanjutnya Diakon Klemens ditandu/dipikul di atas sebuah kursi dan diarak menuju rumah keluarga yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat penjemputan diiringi tarian gong.

Meski sempat menolak untuk dipikul di atas kursi, namun sukacita umat tak terbendung, umat Allah yang hadir terus mendesak , hingga Pastor Paroki pun turut memberikan support kepada Diakon Klemens untuk segera menaiki kursi yang telah disiapkan.

Acara dilanjutkan dengan misa syukur di Rumah Keluarga yang dimpimpin oleh Rd. Anselmus Leu, Pastor Paroki Sta. Helena Camplong.

BACA JUGA  BUMN Gandeng Perusahaan Inggris Kembangkan Kendaraan Listrik

Ditinggal Ibu (meninggal), dijauhi Ayah, Namun Tuhan menyambutnya!

Pastor Paroki Anselmus Leu dalam khotbahnya berpesan kepada Diakon yang baru ditahbis agar tetap setia dalam panggilan.

“di Oelbeba mungkin Diakon disambut dengan penuh sukacita, namun di tempat misi pelayanan nantyi mungkin tidak seperti di sini, untuk itu, apapun situasinya harus tetap tekun dalam pelayanan”

Kepada Umat ALlah yang hadir dalam misa syukur tersebut, Pastor Ansel meminta agar senantiasa mendoakan para imam, biarawan dan biarawati, secara khusus Diakon Klemens.

“kita semua yang hadir disini, diundang untuk boleh mendoakan para imam, biarawan dan biarawati, khususnya Diakon Klemens agar ia senantiasa ditolong oleh Tuhan dalam menjalankan tugas dan pelayanannya sebagai Imam Tuhan” harap Pastor Ansel.

Di akhir Kotbahnya Rd Ansel mengatakan “Diakon Klemens ditinggal mati oleh Ibu, tidak akrab dengan Ayah, namun Tuhan Menyambutnya menjadi Imam” tutup RD. Ansel.

BACA JUGA  Presiden: Tindak Tegas ASN yang Pamer Harta dan Kekuasaan

Usai Perayaan Ekaristi, dilanjutkan dengan sambutan mewakili Keluarga oleh Bapak Benediktus Belang, Sambutan dari Sang Jubilaris Diakon Klemens, SDV, dan juga sambutan dari Pastor Paroki.

Moto Diakon Klemens Laot, SDV. diambil dari Mazmur 27:10 “Namun Tuhan Menyambut Aku”. Ketika diminta pastor paroki untuk menjelaskan sedikit tentang latar belakang dipilihnya moto itu, sambil Diakon Menjawab : “Kalau saya jelaskan….bisa hujan air mata terus menerus”

Sekilas tentang serikat SDV adalah Serikat panggilan Ilahi (Society of Divine Vocations – SDV) hingga saat ini telah mencapai usianya yang ke 100. Awal mula serikat ini didirikan oleh Pater Justin Russolillo pada tanggal 18 Oktober 1920 bagi para pater dan 2 Oktober 1921 bagi para suster, di Italia – Napoli – Pianura.

Berikut Galery Foto : (Foto-fotonya belum bisa diunggah, karena terkendala jaringan, akan kami upayakan jika jaringan sudah bersahabat)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Berita Terbaru

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!