Selamatkan Dana Pensiun, KPK Serahkan 883 M ke Taspen

Ketika Hari Tua Dipertaruhkan: KPK Menghadang Skandal Triliunan di Taspen

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 00:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Tangkapan Layar (infopublik)

Sumber Tangkapan Layar (infopublik)

Jakarta, matatimor.net — Jutaan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggantungkan masa tua mereka pada dana pensiun yang seharusnya menjadi jaring pengaman setelah puluhan tahun mengabdi. Namun rasa aman itu goyah ketika korupsi menyusup ke sektor yang paling mereka percayai: jaminan hari tua.

Kasus investasi fiktif di PT Taspen (Persero) membuka bagaimana kejahatan itu bekerja. Mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius NS Kosasih, bersama Ekiawan Heri Primaryanto, mere kayasa investasi dan menyelewengkan dana jaminan hari tua milik 4,8 juta ASN. Tindakan mereka menyebabkan kerugian negara Rp1 triliun dan menghancurkan rasa tenang para ASN yang bergantung pada institusi negara.

BACA JUGA  Aku Yang suka tertawa

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa KPK menangani perkara secara profesional dan berfokus memulihkan hak masyarakat. “Ini bukan sekadar persoalan materil. Ini tentang rumah, kesehatan, dan keluarga yang harus tetap hidup layak setelah mereka selesai mengabdi pada negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK tidak berhenti pada pembuktian di pengadilan. Lembaga antirasuah itu mengutamakan pemulihan aset agar ASN mendapatkan kembali hak mereka dan agar kepercayaan publik terhadap dana pensiun pulih.

BACA JUGA  Lirik Lagu Rohani Aku Anak Raja

Pada 20 November 2025, KPK menyerahkan kembali Rp883 miliar dan enam unit efek kepada PT Taspen. “Dana yang kembali adalah bukti negara hadir dan melindungi hak masyarakat, termasuk para ASN,” tegas Asep.

KPK memastikan seluruh proses berlangsung hati-hati, transparan, dan bebas kepentingan. Fokus mereka adalah menutup peluang kejahatan berulang dalam sektor-sektor vital seperti dana pensiun.

Hingga Oktober 2025, KPK memulihkan Rp602 miliar melalui berbagai mekanisme, mulai dari penyerahan aset rampasan, pembayaran denda, uang pengganti, biaya perkara, hingga penetapan status penggunaan (PSP).

Sepanjang November 2025, pemulihan aset terus bergerak signifikan. KPK menyerahkan aset rampasan Rafael Alun Trisambodo senilai Rp19,78 miliar kepada Kejaksaan Agung serta mengembalikan dua aset rampasan senilai Rp3,8 miliar kepada Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA  Gubernur NTT : Sekolah Adalah Lembaga untuk membangun Manusia

Serangkaian tindakan ini menunjukkan bahwa negara tidak hanya menghukum pelaku. Negara juga mengembalikan hak warga, termasuk rasa aman dan kepercayaan yang hilang akibat korupsi. Yang dipulihkan bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi harapan jutaan keluarga ASN.

KPK menegaskan komitmennya untuk melindungi masa depan masyarakat, terutama para abdi negara, dari ancaman korupsi.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!