Pertemuan G20 Kebudayaan, Kemendikbudristek Gelar Dialog dengan Ratusan Tokoh Adat

- Editor

Minggu, 11 September 2022 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, MatatimorNews – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar dialog budaya Ruwat Nusantara bersama 100 tokoh adat dari seluruh Indonesia dalam rangkaian kegiatan G20 di bidang kebudayaan.

Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, menyampaikan semangat pertemuan itu adalah dalam upaya bersama untuk pemulihan dan upaya tetap kuat seperti kuatnya Yogyakarta melestarikan budayanya, sejalan dengan tema G20 Presidensi Indonesia Recover Together, Recover Stronger.

“Yogyakarta merupakan contoh pelestarian budaya yang berhasil di Indonesia, dan di tempat ini sekarang penjaga-penjaga kebudayaan bertemu, bapak dan ibu adalah pelestari kearifan lokal dan praktik-praktik kebudayaan yang mendukung bumi lestari,” ujar Hilmar dalam pertemuan dialog budaya di Yogyakarta, Minggu (11/9/2022)Paku Alam X Wakil Gubernur Daerah Istimewa (D.I.) Yogyakarta dan Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan bertemu dengan perwakilan masyarakat adat dari seluruh Indonesia di Kompleks Kepatihan Malioboro Yogyakarta.

Pertemuan itu merupakan rangkaian acara Ruwat Nusantara yang merupakan bagian dari agenda G20 bidang kebudayaan yang dilaksanakan di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah hingga 14 September 2022.Menuju Kompleks Kepatihan, para perwakilan masyarakat adat itu menggunakan pakaian adat masing-masing berangkat dengan delman. Sedikitnya 30 delman disiapkan untuk mengantarkan 100 orang perwakilan masyarakat adat dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Lagi - Lagi Pelapor Asal Desa Renrua Mengirimkan Surat Cinta ke APIP dan APH di Belu Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Wakil Gubernur Paku Alam X mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan di Provinsi D.I. Yogyakarta dan menyampaikan kekaguman dengan pakaian yang dikenakan para peserta.

“Saya terkagum melihat ragam pakaian daerah yang bapak dan ibu pakai saat ini. Betapa kaya dan beragamnya kebudayaan Indonesia. Selamat datang di Yogyakarta yang katanya kota budaya dan hari ini dikunjungi oleh sesepuh-sesepuh kebudayaan dari seluruh Indonesia,” ujar Paku Alam X.

Jaringan aksi bersama di bidangkebudayaan menjadi salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan G20 bidang kebudayaan. Masyarakat adat dan berbagai ritual adatnya telah didokumentasikan dalam kegiatan Ruwat Nusantara, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan G20 di bidang kebudayaan.

BACA JUGA  Tak Disangka Seorang Pria Di Kabupaten Belu Diduga Bunuh Diri, Usai Lakukan Ini Terhadap Istri Dan Anaknya

Melalui Ruwat Nusantara, Kemendikbudristek mengajak masyarakat untuk melihat bahwa ritual bukan hanya sekadar simbol, namun harus dimanifestasikan dalam kehidupan sehari-sehari, termasuk tentang cara untuk menjaga hubungan dengan alam, sesama, leluhur, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Foto: Peserta membentangkan bendera merah putih mengelilingi Candi Borobudur saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (1/6/2022). Kegiatan pembentangan bendera sepanjang satu kilometer yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat tersebut sebagai wujud semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menjaga dasar negara Pancasila. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!