Pentingnya Kaum Muda Menapaki Jejak-Jejak Rempah di Nusantara

- Editor

Jumat, 10 Juni 2022 - 04:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MATATIMORNEWS-InfoPublik – Pentingnya generasi muda Indonesia menapaki sejarah jejak-jejak jalur rempah, karena dapat merasakan dan memaknai kehidupan maritim nenek moyang bangsa Indonesia untuk menjadi bekal dalam berkontribusi membangun negeri di masa-masa mendatang.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menggelar Muhibah Budaya Jalur Rempah untuk pertama kalinya di 2022.

Kegiatan itu merupakan pelayaran menggunakan kapal latih TNI Angkatan Laut, Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci, yang membawa pemuda-pemudi pilihan dari 34 provinsi dengan tujuan untuk napak tilas Jalur Rempah Nusantara.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Bekerja sama dengan TNI AL menggunakan KRI Dewaruci para pemuda-pemudi pilihan dari 34 provinsi melakukan perjalanan ke beberapa titik perdagangan rempah Nusantara. Sebuah jalur budaya yang saat ini sedang diusulkan menjadi Warisan Budaya Dunia UNESCO. Internalisasi Jalur Rempah yang masif di masyarakat menjadi salah satu kriteria penilaian.

Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, generasi muda dapat merasakan dan memaknai kehidupan maritim nenek moyang bangsa Indonesia untuk menjadi bekal dalam berkontribusi membangun negeri di masa-masa mendatang.

Direktur Pengembangan dan Pemanfataan Kebudayaan, Restu Gunawan dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB), Kamis (9/6) menyampaikan,  Jalur Rempah ini bukan sekadar proyek, ini adalah kerja bersama gotong royong antara Kemendikbudristek, TNI Angkatan Laut, pemda, dan komunitas dalam membangun ekosistem kebudayaan yang berkesinambungan (sustainability).

“Pelayaran ini tidak sekadar berlayar tapi menyambungkan budaya antarsatu titik dengan titik yang lain sehingga kita tahu, apa keunggulan di masing-masing daerah mulai dari kekayaan alam hingga ilmuwan di daerah tersebut,” papar Restu Gunawan, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

BACA JUGA  Kongregasi PRR dan YPP SCTV-Indosiar Gelar Operasi Katarak Gratis di RSUD Naibonat

Ketika menceritakan bagaimana pengalamannya saat menyusuri rute jalur rempah dari Surabaya ke Makassar, dengan penuh antusias, Restu Gunawan mengatakan bahwa perjalanan ini bukan sekadar teori. Sebanyak 168 orang mahasiswa kata dia, mengalami secara langsung berlayar seperti nenek moyang mereka zaman dahulu.

“Adik-adik ini juga diajarkan bagaimana menarik layar, ini dilatih betul. Pengalaman ini akan menjadi pembelajaran berharga bagi kita yang akan menjadi kenangan dan cerita bagi mereka yang menginspirasi orang-orang di sekitarnya,” ungkap dia.

Program Jalur Rempah mencakup berbagai lintasan jalur budaya yang melahirkan peradaban global dan menghidupkan kembali peran masyarakat Nusantara berabad-abad lampau. Program ini bertekad untuk menghidupkan kembali narasi sejarah dengan memperlihatkan peran masyarakat Nusantara dalam pembentukan Jalur Rempah; mendokumentasikan peran mereka yang berada di berbagai wilayah perdagangan rempah; dan merekonstruksi serangkaian benang merah dalam satu bangunan sejarah.

Wali Kota Ternate Provinsi Maluku Utara, M. Tauhid Soleman menyampaikan bahwa pihaknya begitu bersemangat terlibat dalam kegiatan Muhibah Budaya Jalur Rempah. “Kita ingin mengonversi story telling agar bernilai ekonomi, kita harap Ternate sebagai kota jasa, juga dikenal sebagai bagian kekayaan (penghasil) rempah di Nusantara. Rempah sebagai warisan masa lalu, kini bisa tumbuh menjadi kekuatan bagi UMKM di wilayah kami,” tuturnya.

BACA JUGA  Wao, Kabar Gembira dari Direktur PDAM Kabupaten Belu bagi Pelanggan Yang Masih Tunggakan Iuran

Ia berharap, melalui kegiatan ini, roda perekenomian daerah Ternate ikut bergerak signifikan. “Harapannya besar untuk kepentingan perekonomian masyarakat di kota ini. Mudah-mudahan jalur rempah tahun depan bisa singgah kembali di Kota Ternate. Kami juga tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka, semoga ini dapat memberi kontribusi agar Jalur Rempah bisa diakui sebagai warisan dunia UNESCO,” demikian ucap Wali Kota Ternate.

Senada dengan itu, Kolonel Laut (P) NRP 12615/P PABAN II OPS SOPSAL, Amrin Rosihan H. turut menyampaikan harapannya agar para peserta baik mahasiswa maupun 55 personil kapal Dewaruci bisa memaknai pelayaran ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah nenek moyang bangsa Indonesia. “Para peserta menjadi pemuda yang berkarakter maritim yang memperkuat visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” jelas pria kelahiran Ternate itu seraya berharap kegiatan ini bisa berlangsung setiap tahun dengan rute perjalanan yang berbeda.

Sebelumnya, agenda muhibah pernah diluncurkan pada 2021, namun ditunda pelaksanaannya akibat pandemi COVID-19. Jalur Rempah mencakup berbagai lintasan jalur budaya dari timur Asia hingga barat Eropa terhubung dengan Benua Amerika, Afrika, dan Australia. Suatu lintasan peradaban bermacam bentuk, garis lurus, lingkaran, silang, bahkan berbentuk jejaring.

BACA JUGA  Samakan Persepsi Aparat Penegak Hukum di KUHP Baru

Di Indonesia, wujud jalur perniagaan rempah mencakup banyak hal. Tidak hanya berdiri di satu titik penghasil rempah, namun juga mencakup berbagai titik yang bisa dijumpai di Indonesia dan membentuk suatu lintasan peradaban yang berkelanjutan.

Muhibah Jalur Rempah dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 2 Juli 2022. Sebelumnya, para calon peserta yang disebut sebagai Laskar Rempah mendapat pembekalan materi terkait pengenalan umum Jalur Rempah, Cagar Budaya, dan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kemendikbudristek. Selain itu, mereka juga diberikan materi pengetahuan dan informasi tentang budaya bahari, Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci, astronomi, praktik navigasi, Basic Training Safety oleh TNI AL, serta hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum berlayar.

Salah satu perwakilan Laskar Rempah 2022 asal Ternate, Ana Ainina mengaku tidak sabar untuk merasakan pengalaman berlayar selama 14 hari. “Setelah selesai (berlayar) kepada kaum muda saya mengajak agar kita semua menggaungkan Jalur Rempah agar menjadi warisan budaya takbenda karena penting bagi anak muda untuk paham Jalur Rempah itu sendiri,” pesannya.

Sumber Foto: Kemendikbudristek

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!