Pendaftaran Anggota KPI 2026-2029 Dibuka: Simak Syarat dan Link Daringnya.

Pansel Buka Pendaftaran Calon Anggota KPI Pusat 2026-2029 Secara Daring

- Editor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka pendaftaran Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026-2029. Langkah ini menandai persiapan pergantian kepengurusan seiring berakhirnya masa jabatan anggota KPI Pusat periode 2023-2025.

Ketua Pansel sekaligus Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, mengumumkan bahwa pendaftaran berlangsung mulai 9 hingga 23 Januari 2026.

BACA JUGA  Peluang Kerja Konten Kreatif semakin Terbuka setelah Migrasi ke TV Digital

“Kami mengundang warga negara Republik Indonesia yang memenuhi kriteria untuk mendaftarkan diri secara daring melalui laman seleksi,” ujar Edwin di Jakarta Pusat, Jumat (09/01/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembentukan pansel ini berlandaskan Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 597 Tahun 2025. Edwin menjelaskan bahwa sepuluh tokoh yang memiliki kapasitas serta keahlian di bidang media dan penyiaran mengisi keanggotaan pansel tersebut.

BACA JUGA  Kepala PT. Pos Cabang Tidak Puas dengan Pemberitaan, Awak Media : Silakan Gunakan Hak Jawab

Nantinya, para pendaftar harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi administratif, penulisan makalah, asesmen psikologis, hingga wawancara. Edwin menegaskan bahwa pihaknya menjalankan proses seleksi ini secara terbuka.

“Kami akan mengumumkan peserta yang lolos tiap tahapan agar masyarakat bisa memberikan masukan terkait rekam jejak mereka,” tambahnya.

Setelah seluruh proses selesai, Menteri Komdigi akan menyerahkan nama-nama hasil seleksi kepada Komisi I DPR RI untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai prosedur dan persyaratan pendaftaran pada tautan https://seleksi.komdigi.go.id.

BACA JUGA  The establishment of the Portuguese and Dutch on Timor

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Berita Terbaru

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!